SBT Hari Ini
Jelang Ramadan, Pasar Rakyat Bula Sepi Pembeli Meski Harga Sembako Stabil
Aktivitas jual beli belum menunjukkan peningkatan, meski harga sejumlah kebutuhan pokok masih terbilang stabil.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Bripda Arni Silva Pattipeiluhu, atlet Bhayangkara asal Polda Maluku, menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa menjadi Briptu usai meraih medali perak SEA Games Thailand 2025.
- Penghargaan KPLB diserahkan Kapolri dalam acara “Malam Apresiasi Sang Juara Polri untuk Indonesia” sebagai bentuk apresiasi atas prestasi atlet Polri di level internasional.
- Kapolri dan Kapolda Maluku menegaskan prestasi Bripda Arni menjadi kebanggaan institusi serta inspirasi bagi personel Polri dan generasi muda Maluku.
Laporan Wartawan, Tribunambon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Suasana Pasar Rakyat Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), tampak lebih sepi dari biasanya jelang bulan suci Ramadan.
Aktivitas jual beli belum menunjukkan peningkatan, meski harga sejumlah kebutuhan pokok masih terbilang stabil.
Di lapak Mama Lan, salah satu pedagang di Pasar Rakyat Bula, harga bawang merah saat ini dijual Rp. 60 ribu per kilogram.
Sementara bawang putih, hanya selisih Ro. 10 ribu, yakni Rp 50 ribu per kilogram.
Sementara tomat mencapai Rp. 30 ribu per kilogram, dan lemon nipis diharga Rp. 25 ribu perkuliahan, Minggu (18/1/2026).
Baca juga: Tabrakan Dua Motor di Depan Pos Citic Bula Air SBT, Enam Orang Luka-luka
Baca juga: Seminggu Berlalu, Pelaku Pengeroyokan Karyawan TV di Ambon Belum Terungkap
Namun, kondisi tersebut tidak berbanding lurus dengan jumlah pembeli.
Pedagang mengungkapkan, jelang Ramadan yang biasanya identik dengan meningkatnya belanja masyarakat, justru belum terasa di pasar.
“Kalau jelang Ramadan biasanya ramai, tapi sekarang masih sepi. Pembeli sangat kurang. Mungkin nanti saat mendekati hari H," ujarnya kepada Tribunambon.com.
Dirinya menyebut, mayoritas warga yang datang ke pasar hanya melihat-lihat dan menanyakan harga, tanpa melakukan transaksi dalam jumlah besar.
Kondisi ini membuat omzet pedagang menurun dibandingkan hari-hari sebelumnya.
“Orang beli sedikit saja, bahkan ada yang tidak beli, cuman datang tanya-tanya harga, selesai itu langsung balik," lanjutnya.
Para pedagang berharap, mendekati awal puasa, aktivitas pasar kembali ramai dan daya beli masyarakat meningkat.
“Harapan kami, menjelang puasa nanti pembeli bisa bertambah, supaya pedagang juga bisa bertahan,” tutupnya.(*)
| Angkat Identitas Daerah, PDI Perjuangan SBT Dorong Makanan Khas Sagu Dipatenkan |
|
|---|
| Peringati Hari Kartini, PDI Perjuangan SBT Dorong Hilirisasi Sagu Lewat Lomba Gulung Pepeda |
|
|---|
| SBT Dapat 200 Unit BSPS, Pemda Diminta Aktif Usulkan Data Warga |
|
|---|
| Program BSPS di Negeri Hote SBT Ditolak Kades, Tim Pendamping Pilih Alihkan ke Desa Lain |
|
|---|
| Efisiensi Rp117 Miliar, Bupati SBT Akui Banyak Program Pembangunan Tertunda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Tomaat-bwang-bula.jpg)