SBT Hari Ini
Proyek Sumur Bor dan Pagar TK PAUD di Desa Waru Disorot, Inspektorat Temukan Kejanggalan
Selain proyek air bersih yang hingga kini gagal dinikmati masyarakat, Inspektorat juga dikabarkan menemukan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaannya.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Proyek pembangunan sumur bor dan pagar untuk sekola TK PAUD di di Desa Waru, Kecamatan Teluk Waru, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menuai sorotan warga.
Selain proyek air bersih yang hingga kini gagal dinikmati masyarakat, Inspektorat juga dikabarkan menemukan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaannya.
Salah satu warga Desa Waru, Ongen Kilbaren, mengungkapkan bahwa tim pemeriksa dari Inspektorat sempat turun langsung melakukan pemeriksaan sekitar Oktober 2025 lalu.
Baca juga: Demo di Kantor Bupati SBT, Mahasiswa Tuntut Sekretaris Dinas Pendidikan Dicopot
Baca juga: Satgas Tertibkan PETI di Gunung Botak Pulau Buru: 9 Penambang Diamankan
Menurutnya, dalam pemeriksaan tersebut ditemukan kejanggalan pada pembangunan pagar dan sumur bor.
“Ada temuan pagar dan juga sumur bor. Itu memang temuan murni karena waktu mau pengukuran pagar itu belum ada,” ungkap Ongen kepada TribunAmbon.com, Senin (9/12/2025).
Namun hingga saat ini, belum terlihat adanya tindak lanjut lanjutan pasca pemeriksaan tersebut.
“Sudah ada pemeriksaan, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut lagi,” katanya.
Tak hanya soal temuan Inspektorat, warga juga mengeluhkan proyek sumur bor air bersih yang hingga kini tak memberikan manfaat sama sekali bagi masyarakat.
Ongen menegaskan, proyek yang dikerjakan sejak tahun 2024 itu seharusnya menjadi solusi krisis air bersih di Desa Waru.
Namun faktanya, air dari sumur bor tersebut tak pernah mengalir hingga akhir 2025.
“Anggarannya besar, tapi masyarakat tidak menikmati apa-apa. Air tidak pernah jalan,” ujarnya.
Selain meminta penyelesaian proyek air bersih, warga juga berharap agar hasil temuan Inspektorat benar-benar ditindaklanjuti secara serius, agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan tidak menjadi persoalan yang berlarut-larut.
“Sudah hampir satu tahun lebih, tapi tidak pernah dinikmati. Kita minta air ini harus dituntaskan supaya masyarakat bisa menikmati,” tutupnya.(*)
| Olimpiade Bintang Sekolah 2026, Bupati Fachri: Kalahkan Rasa Takut, Itu Kemenangan Sejati |
|
|---|
| Peserta Melonjak Tajam, Olimpiade Bintang Sekolah SBT Diikuti 633 Siswa dari 61 Sekolah |
|
|---|
| Baru Berjalan 30 Menit, Puluhan Interupsi Dilayangkan Peserta Musda ke-X Golkar Malteng |
|
|---|
| Steering Committee Soroti Dugaan Intervensi di Musda Golkar SBT, Akui Sering Diintimidasi |
|
|---|
| Bantuan Rumah Rp20 Juta Ditolak Kades, Warga Negeri Hote Terancam Gagal Dapat Program Pusat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/desa-waru-2.jpg)