SBT Hari Ini
Soroti Dugaan Nepotisme, LMND SBT Desak Bupati Copot Kadis Kesehatan
Aksi yang dipimpin Koordinator Lapangan Rusdi Kesuy itu dimulai dari Kantor PLN ULP Bula, kemudian berlanjut ke Kantor Bupati SBT, Inspektorat.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar aksi unjuk rasa damai di sejumlah instansi pemerintah di Kota Bula, Rabu (13/5/2026).
- Dalam aksi tersebut, massa mendesak Bupati SBT segera mencopot Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten SBT karena diduga melakukan praktik nepotisme dalam pengadaan obat-obatan.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar aksi unjuk rasa damai di sejumlah instansi pemerintah di Kota Bula, Rabu (13/5/2026).
Dalam aksi tersebut, massa mendesak Bupati SBT segera mencopot Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten SBT karena diduga melakukan praktik nepotisme dalam pengadaan obat-obatan.
Aksi yang dipimpin Koordinator Lapangan Rusdi Kesuy itu dimulai dari Kantor PLN ULP Bula, kemudian berlanjut ke Kantor Bupati SBT, Inspektorat, hingga Kejaksaan Negeri SBT.
Ketua EK-LMND SBT, Jainal Kelderak, dalam orasinya menyoroti dugaan keterlibatan perusahaan milik suami Kepala Dinas Kesehatan dalam proyek pengadaan obat-obatan di lingkup Dinas Kesehatan SBT.
“Kami meminta Kepala Dinas Kesehatan segera dicopot karena menurut kami tindakan nepotisme ini merugikan pemerintah daerah,” ujarnya.
Baca juga: Gubernur Maluku Bakal Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-209 di Saparua
Baca juga: Kementerian ATR/BPN dan KPK Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik
Massa aksi juga membawa dokumen tuntutan yang mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 terkait larangan konflik kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Masa aksi menilai, keterlibatan keluarga pejabat dalam tender proyek dapat berujung pada sanksi administratif hingga pidana apabila terbukti melanggar aturan.
Menanggapi tuntutan tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda SBT, M Ramli Kilwarani, mengatakan pihaknya akan meneruskan aspirasi massa kepada Bupati SBT.
“Saya bukan pengambil keputusan. Tuntutan teman-teman akan kami sampaikan secara berjenjang kepada Sekda, Wakil Bupati dan Bupati,” tasnya.
Ramli juga mengaku belum bisa menjelaskan langkah yang telah diambil pemerintah daerah karena Bupati SBT sedang berada di luar daerah.
Aksi tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan berjalan aman hingga massa membubarkan diri pada pukul 14.45 WIT.(*)
| Resmi Dilantik, IBI SBT Fokus Tekan Angka Kematian Ibu Serta Stunting di Wilayah Kepulauan |
|
|---|
| Kepala SKK Migas Janji Percepat Penanganan Masalah di PT. Karlez |
|
|---|
| Kondisi PT Karlez Dinilai Memburuk, DPRD SBT Desak Pergantian Investor |
|
|---|
| Tunggakan Gaji 94 Karyawan PT Karlez Temui Titik Terang, Penjualan Minyak Jadi Kunci Pelunasan |
|
|---|
| Komisi III DPRD SBT Soroti Jalan Rusak Depan Bengkel Lakudo, BPJN Maluku Janji Perbaikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Lmnd-sbt-an.jpg)