Senin, 13 April 2026

PSU di Buru

KPU Maluku Ajak Pendukung Paslon Hindari Konflik saat PSU di Buru

KPU Maluku meminta agar pendukung Paslon kepala daerah Kabupaten Buru untuk menjaga Kamtibmas hingga usai PSU. 

Mesya Marasabessy
PSU BURU -- Anggota KPU Maluku, Wawan Kurniawan saat diwawancarai TribunAmbon.com Selasa (26/11/2024). KPU Maluku meminta agar pendukung Paslon kepala daerah Kabupaten Buru untuk menjaga Kamtibmas hingga usai PSU.  

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemungutan dan Perhitungan Suara Ulang (PSU) di dua TPS yang dijadwalkan pada Sabtu (5/4/2025) besok dipastikan tuntas 100 persen. 

Ini menyusul putusan MK yang memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru untuk melaksanakan PSU di TPS 2 Desa Debowae dan penghitungan ulang suara di TPS 19 Desa Namlea.

Hal itu disampaikan Ketua Divisi SDM, Parmas dan Sosdiklih KPU Maluku, Wawan Kurniawan saat dihubungi, Jumat (4/4/2025).

Menurutnya keberlangsungan PSU di Kabupaten Buru akan diambil alih langsung oleh KPU Buru. 

“Kesiapan PSU Kabupaten Buru sudah sepenuhnya tuntas dan kami jamin 100 Persen. Dimana sesuai dengan putusan MK itu, proses PSU pada TPS 2 Debowae dengan TPS 19 Desa Namlea dan Dalam surat KPU RI memerintahkan secara teknis yang melaksanakan PSU yaitu KPU Buru secara langsung. Jadi Mekanisme pemungutan suara ulang (PSU) Kabupaten Buru akan diambil alih langsung oleh KPU Buru. Tak lagi direkrut badan AdHoc, Teman Teman KPU Buru langsung ambil alih pemungutan dan perhitungan surat suara ulang pada dua TPS tersebut,” ungkap Wawan.

Baca juga: DPRD Pastikan PSU di Kabupaten Buru Berlangsung Aman

Baca juga: TNI/Polri dan ASN Diingatkan Jaga Netralitas Jelang PSU di Buru

Ia mengaku persiapan PSU di Kabupaten Buru telah dilakukan sejak bulan Maret lalu. 

“Persiapan telah dilakukan sebelum Lebaran, sekitar tanggal 15. Diantaranya melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buru terkait estimasi kebutuhan Anggaran karena memang anggaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Buru Kemarin tidak mencukupi kebutuhan atau perhitungan suara ulang sesuai putusan MK,” ujarnya.

Selain itu ia juga mengaku, KPU Provinsi Maluku juga telah melakukan supervisi dan monitoring KPU Buru dan memastikan pentahapan sesuai mekanisme. 

“Kita hadir sekitar tanggal 18 bulan Maret untuk melaksanakan beberapa tahapan persiapan. Melakukan koordinasi dengan Pemda serta melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPRD setempat dan kemarin tim sudah turun untuk memastikan terkait dengan penggunaan aplikasi SIREKAP serta memastikan DPT serta segala hal menyangkut PSU Buru. Kita juga telah memastikan kesiapan jaringan internet pada saat pungut hitung di Desa Debowae nanti. Insyaallah semua berjalan lancar dan tidak ada gangguan. Kami juga memastikan bahwa proses PSU akan berjalan secara demokratis,” beber Wawan.

Pihaknya meminta agar pendukung Paslon kepala daerah Kabupaten Buru untuk menjaga Kamtibmas hingga usai PSU. 

Pasalnya jika terjadi Konflik maka masyarakat setempat akan sangat dirugikan.

“Sangat kami harapkan kebesaran hati serta pengendalian pendukung paslon untuk memastikan proses PSU di Buru berjalan lancar karena tentunya bilamana terjadi hal hal yang tidak diinginkan maka korbannya adalah Masyarakat itu sendiri. Jadi mohon kiranya semua pihak bersabar sebab ini telah masuk dalam kendali bukan hanya disupervisi oleh KPU Maluku tetapi langsung dari KPU RI untuk memastikan proses pemungutan dan perhitungan suara ulang di dua TPS itu aman dan lancar,” tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved