Kamis, 30 April 2026

Liliz Dipolisikan

Ngaku Sudah Edit dan Hapus Komentar di Medsos, Liliz Sebut Jari Netizen Terlalu Cepat

Namun, permintaan maaf tersebut belum diterima oleh Mama Dalen dan keluarganya. Proses hukum pun tetap berlanjut.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Istimewa
PENJUAL RUJAK - Tangkapan layar dugaan pencemaran nama baik Liliz terhadap penjual rujak Mama Dalen. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Polemik viral yang menyeret nama penjual rujak Mama Dalen di Pantai Natsepa, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, masih terus berlanjut.

Konten kreator Yana alias Liliz RL saat dikonfirmasi, Liliz mengaku telah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara damai, termasuk mendatangi langsung pihak yang dirugikan.

“Iya saya sudah datang minta maaf,” ungkap Liliz saat dihubungi, Selasa (31/3/2026).

Namun, permintaan maaf tersebut belum diterima oleh Mama Dalen dan keluarganya. Proses hukum pun tetap berlanjut.

Liliz menegaskan bahwa dirinya tidak tinggal diam setelah menyadari komentarnya menuai polemik.

Ia mengaku telah mengedit bahkan menghapus komentar yang menyinggung isu sensitif, termasuk tudingan perselingkuhan terhadap Mama Dalen.

Menurutnya, langkah itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab setelah melihat dampak yang ditimbulkan di ruang publik.

Namun, upaya tersebut dinilai terlambat karena jejak digital telanjur tersebar luas.

Baca juga: Liliz Sempat Datang Minta Maaf di Lapak Rujak Natsepa, Mama Dalen Sebut Sudah Terlambat

Baca juga: Menteri Imipas Lantik Dirjen Imigrasi, Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum

Liliz juga menyinggung cepatnya penyebaran informasi di media sosial, yang menurutnya turut memperkeruh situasi.

Ia menyebut, sebelum proses pengeditan selesai dilakukan, tangkapan layar dari komentarnya sudah lebih dulu beredar di kalangan warganet.

“Sebenarnya ketika saya komentar saya sudah edit ulang, tapi sebelum saya selesai edit mereka sudah screenshot. Jadi sudah tau jua tangan-tangan netizen ini,” jelasnya.

“Yang itu saya sudah hapus maupun edit, tapi mungkin netizen sudah screenshot sebelumnya,” tambah Liliz.

Menanggapi klarifikasi Liliz, Penasehat hukum Mama Dalen, Nimbrod Soplanit angkat bicara.

Ia menilai klaim bahwa komentar tersebut cepat dihapus tidak sepenuhnya benar.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved