Liliz Dipolisikan
Liliz Dilaporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Dirkrimsus: Akan Kami Tindak Secara Profesional
Kombes Pol. Piter Yanottama, menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Konten kreator Facebook, Lili Yana alias penyanyi Liliz RL dipolisikan dugaan pencemaran nama baik.
- Laporan tersebut telah resmi diterima pihak kepolisian dengan Surat Tanda Terima Pengaduan (STTP) nomor: STTP/67/III/Ditreskrimsus.
- Penasehat Hukum Mama Dalen, Nimbrod Soplanit, mengungkapkan bahwa dugaan pencemaran nama baik tidak hanya terjadi dalam satu unggahan, melainkan tersebar dalam berbagai konten di media sosial.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku memastikan akan menangani laporan dugaan pencemaran nama baik yang menyeret konten kreator Facebook, Lili Yana alias Liliz RL, secara profesional.
Dirkrimsus Polda Maluku, Kombes Pol. Piter Yanottama, menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Semua aduan atau laporan dari masyarakat terkait dugaan tindak pidana tentu akan ditindaklanjuti secara profesional, proporsional dan prosedural sesuai mekanisme hukum berlaku,” tegas Kombes Piter saat dihubungi TribunAmbon.com, Selasa (31/3/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga objektivitas penanganan perkara, termasuk kasus yang kini menjadi perhatian publik di Ambon tersebut.
Baca juga: Jelang Paskah, Pemkot Tual Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Lokasi
Baca juga: Liliz Dilaporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Ini Curhatan Mama Dalen Penjual Rujak Natsepa
Laporan Resmi ke Polda Maluku
Sebelumnya, seorang pedagang rujak asal Natsepa, Magdalena Maatita (60) atau yang dikenal sebagai Mama Dalen, resmi melaporkan Liliz RL ke Ditreskrimsus Polda Maluku atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial.
Dengan mengenakan dress biru bermotif polkadot, Mama Dalen tampak tegar saat mendatangi kantor Ditreskrimsus pada Selasa (31/3/2026).
Ia didampingi anaknya, Astryid Maatita (36), serta tim kuasa hukum.
Laporan tersebut telah diterima dengan Surat Tanda Terima Pengaduan (STTP) nomor: STTP/67/III/Ditreskrimsus.
Kuasa hukum pelapor, Nimbrod Soplanit, menjelaskan bahwa dugaan pencemaran nama baik tidak hanya terjadi dalam satu unggahan, melainkan tersebar dalam sejumlah konten, baik berupa video maupun komentar di media sosial.
“Dalam postingan tersebut, ada beberapa statement yang disampaikan oleh saudari Liliz RL, baik dalam bentuk video maupun pernyataan-pernyataan di kolom komentar,” ungkapnya saat diwawancarai TribunAmbon.com, Selasa (31/3/2026).
Menurutnya, pernyataan tersebut diduga mengandung unsur pencemaran nama baik karena disebarluaskan ke publik dan berpotensi merugikan kliennya.
Dasar Hukum dan Harapan Pelapor
Laporan yang dilayangkan menggunakan dasar hukum Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terbaru, yakni Pasal 27A juncto Pasal 45 ayat (4) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024.
| Kasus Liliz RL Terus Dikawal, Anak Mama Dalen Datangi Ditreskrimsus Polda Maluku Minta SP2HP |
|
|---|
| Liliz Sebut Mama Dalen Penjual Rujak Natsepa Punya Selingkuhan, Astryid: Itu Hinaan dan Fitnah |
|
|---|
| Laporan Polisi tuk Liliz Resmi Terbit, Penjual Rujak Mama Dalen Tegas Tempuh Jalur Hukum |
|
|---|
| Ngaku Sudah Edit dan Hapus Komentar di Medsos, Liliz Sebut Jari Netizen Terlalu Cepat |
|
|---|
| Liliz Sempat Datang Minta Maaf di Lapak Rujak Natsepa, Mama Dalen Sebut Sudah Terlambat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Piter-Yanottama-gu.jpg)