Sabtu, 9 Mei 2026

Bakar Kampus

7 Fakta di Balik Penikaman Mahasiswa dan Pembakaran Fasilitas di Universitas Pattimura

Konflik di Universitas Pattimura bermula dari rapat mahasiswa yang memanas hingga berujung penikaman terhadap mahasiswa FEB, Datu Huseik Letsoin.

Tayang:
Istimewa
UNPATTI TERBAKAR - Tampak mahasiswa merusak dan membakar papan informasi, gazebo hingga adu fisik dengan security di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pattimura Ambon, Selasa (3/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Konflik di Universitas Pattimura bermula dari rapat mahasiswa yang memanas hingga berujung penikaman terhadap mahasiswa FEB, Datu Huseik Letsoin.
  • Polisi menetapkan mahasiswa FISIP Moksen Madubun sebagai tersangka penikaman yang terjadi karena salah sasaran saat bentrokan di kawasan Rumah Tiga, Ambon.
  • Situasi kampus kembali memanas setelah aksi demonstrasi berujung pembakaran fasilitas FEB, sehingga pihak kampus melaporkan 15 mahasiswa ke polisi dengan kerugian sekitar Rp67 juta.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Rangkaian konflik yang terjadi di lingkungan Universitas Pattimura dalam beberapa pekan terakhir memunculkan banyak pertanyaan di publik. 

Insiden penikaman mahasiswa yang semula disebut-sebut melibatkan konflik antar organisasi mahasiswa ternyata berkembang menjadi persoalan yang lebih kompleks.

Mulai dari rapat mahasiswa yang memanas, aksi penikaman yang salah sasaran, hingga demonstrasi yang berujung pembakaran fasilitas kampus, seluruh peristiwa itu kini menjadi sorotan aparat penegak hukum dan masyarakat Maluku.

Baca juga: Balap Liar Viral di Saumlaki - Kabupaten Tanimbar, Polisi Datangi Rumah Pelaku tuk Pembinaan

Baca juga: Paman di Maluku Tenggara Jadi Tersangka Kasus Rudapaksa Anak, Polisi Ungkap Kronologi

Berikut tujuh fakta yang terungkap di balik insiden penikaman mahasiswa dan pembakaran fasilitas kampus di Universitas Pattimura.

1.Penikaman Berawal dari Rapat Mahasiswa yang Memanas

Peristiwa berdarah tersebut bermula dari rapat Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura pada 27 Februari 2026.

Rapat yang seharusnya menjadi forum diskusi akademik justru berubah menjadi perdebatan panas antar kelompok mahasiswa.

Situasi kemudian memicu aksi saling pukul di area parkiran Gedung B Fakultas Ekonomi.

Keributan tidak berhenti di dalam kampus. Bentrokan berlanjut hingga ke luar area kampus, tepatnya di kawasan Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

2.Korban Adalah Mahasiswa FEB Unpatti

Mahasiswa yang menjadi korban penikaman diketahui bernama Datu Huseik Letsoin, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura.

Korban mengalami dua luka tusuk di bagian punggung kiri dan pinggang kiri akibat serangan menggunakan pisau dapur.

Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke RSUP Leimena Ambon untuk mendapatkan penanganan medis dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif.

3.Pelaku Ternyata Teman Korban Sendiri

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved