Rabu, 22 April 2026

Ambon Hari Ini

Penanaman Sejuta Pohon Balai POM Ambon di Unpatti, Ini Kata Rektor

Sebelumnya BPOM secara Nasional telah memulai penanaman pada Desember 2025 sekitar 3.500 anakan pohon hingga saat ini. 

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
TribunAmbon.com/ Novanda Halirat/Novanda Halirat
PENANAMAN POHON- Tampak foto bersama, Sekretaris Daerah Maluku, Kepala Balai POM Ambon, Rektor Universitas Pattimura, Kepala Kantor Wilayah Agama Maluku, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, dan jajaran sivitas akademika Universitas Pattimura, dalam rangka Penanaman Sejuta Pohon oleh Balai POM Ambon, berlangsung di halaman Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Maluku, Rabu (25/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, mengapresiasi kegiatan Gerakan Penanaman Sejuta Pohon oleh Balai POM Ambon
  • Kegiatan ini merupakan salah satu kolaborasi Balai POM bersama instansi pendidikan. 
  • Diketahui Balai POM di Ambon menargetkan penanaman 12.000 pohon dalam periode 2026–2028. 
  • Kali ini sebanyak 500 anakan pohon di tanam pada halaman Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Maluku, Rabu (25/2/2026). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, mengapresiasi kegiatan Gerakan Penanaman Sejuta Pohon oleh Balai POM Ambon

Kegiatan ini merupakan salah satu kolaborasi Balai POM bersama instansi pendidikan. 

Diketahui Balai POM di Ambon menargetkan penanaman 12.000 pohon dalam periode 2026–2028. 

Sebelumnya BPOM secara Nasional telah memulai penanaman pada Desember 2025 sekitar 3.500 anakan pohon hingga saat ini. 

Kali ini sebanyak 500 anakan pohon di tanam pada halaman Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Maluku, Rabu (25/2/2026). 

Menurutnya Leiwakabessy, sinergi ini menjadi motivasi besar bagi kampus. 

Selain itu penanaman 500 pohon di lingkungan kampus ini tak hanya bermakna ekologis tetapi juga akademis. 

Sehingga Universitas Pattimura menjadi pusat studi produk unggulan daerah, obat dan makanan, serta pengembangan SDGs. 

Baca juga: Merasa Tak Terima Sesuai Nilai Pembayaran, Ahli Waris Haji Thalib Lessy Siap Tempuh Jalur Hukum 

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Hari ke 7 Ramadan di Kota Bekasi 25 Februari 2026: Maghrib 18.16 WIB

Kawasan ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran kontekstual, laboratorium hidup, dan wahana penelitian. 

Sehingga mahasiswa maupun dosen dapat melakukan pengembangan ilmu pertanian, kehutanan, lingkungan, dan ketahanan pangan.

"Komitmen terhadap penghijauan dan rehabilitasi lingkungan harus menjadi bagian dari budaya kampus," katanya. 

Dikatakannya, kegiatan ini sebagai penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan lembaga negara.

Sementara itu, Kepala Balai POM Ambon, Tamran Ismail, mengatakan kegiatan ini juga menjadi momentum edukasi bagi mahasiswa. 

Sebagai generasi intelektual yang memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran ekologis berbasis ilmu pengetahuan.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved