Minggu, 26 April 2026

Ambon Hari Ini

Ini Pesan Kapolda Maluku di Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon

Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan syukur atas terselenggaranya kegiatan yang aman dan penuh sukacita.

Humas Polda Maluku
SIDANG KLASIS - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menghadiri Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon di Gereja Karn Hattin, Negeri Seilale, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (15/2/2026). 

Berdasarkan data kepolisian, tindak pidana yang masih dominan ialah kejahatan berlatar kekerasan, KDRT, penganiayaan, bentrok antarkelompok serta tindak pidana asusila. Korbannya kerap perempuan dan anak. 

Karena itu, Kapolda menekankan pendekatan preventif melalui penguatan nilai agama dan moralitas. 

“Tokoh agama berperan strategis membentuk karakter masyarakat. Pesan keamanan dan moralitas harus terus disuarakan,” ucapnya.

Ia juga menyoroti tantangan era digital: hoaks, provokasi media sosial, pornografi, hingga penipuan daring. 

Jemaat diajak bijak bermedia sosial dan tidak memperkeruh situasi saat terjadi peristiwa pidana atau konflik.

Dalam pandangannya, keluarga adalah benteng pertama keamanan sosial dengan peran sentral ibu sebagai pendidik utama. 

“Keluarga kuat, masyarakat kuat, daerah aman,” tandasnya.

Kapolda kembali menggaungkan semangat “Maluku Tarus Biking Bae, Basudara Tarus Biking Bae” sebagai gerakan moral kolektif berpikir baik, berbuat baik, dan berkorban demi kepentingan bersama. 

Ia menegaskan Polri yang Presisi hadir tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga dalam fungsi preventif, pembinaan, dan pelayanan. 

Hotline Kapolda telah disebarkan dan dapat diakses 1x24 jam.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Pembukaan Sidang Ke-57 Klasis GPM Pulau Ambon berlangsung khidmat dan tertib, dihadiri Wali Kota Ambon beserta jajaran OPD, pimpinan sinode dan klasis GPM, anggota DPRD provinsi dan kota, unsur TNI-Polri, para raja negeri, organisasi pemuda gereja dan jemaat. 

Momentum ini menegaskan kuatnya fondasi kolaborasi aparat keamanan dan lembaga keagamaan dalam menjaga stabilitas, memperkuat ketahanan moral, dan merawat persatuan di tengah keberagaman menuju Maluku yang aman, religius, berkarakter, dan berdaya saing.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved