Minggu, 10 Mei 2026

Viral GEGP

Seminggu Polisi Selidiki Video Asusila Viral Tapi GEGP Belum Ditangkap

Pengakuan itu sejatinya menjadi sorotan utama di tengah desakan masyarakat agar kasus ini dituntaskan secara transparan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com
VIDEO ASUSILA (ILUSTRASI) - Seminggu Polisi Selidiki Video Asusila Viral Tapi GEGP Belum Ditangkap 

“Jika terjadi pembiaran, maka pelanggaran asusila bisa dianggap hal biasa dan dinormalisasi di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Maluku, Kombes Pol. Dasmin Ginting, menyatakan pihaknya telah menerbitkan surat perintah penyelidikan sebagai respons atas keresahan publik akibat viralnya video tersebut.

“Kita sudah selidiki. Hari ini kita sudah mengeluarkan sprint lidik,” ujar Kombes Ginting, Kamis (5/2/2026).

Ia menegaskan, kepolisian bergerak cepat karena kasus ini memiliki dampak sosial yang luas. 

Namun demikian, hingga sepekan berlalu, belum ada informasi lanjutan mengenai hasil penyelidikan maupun penetapan tersangka.

Upaya penanganan juga dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku melalui Subdit Siber. 

Kepolisian mengklaim telah melakukan patroli digital untuk menekan penyebaran konten asusila tersebut di ruang maya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku, Kombes Pol. Piter Yanottama, mengungkapkan bahwa tim siber telah mengidentifikasi sejumlah akun yang diduga menyebarkan video tersebut.

“Tim kami sudah melakukan patroli siber dan mengidentifikasi sejumlah akun yang menyebarkan konten tersebut,” kata Kombes Piter, Jumat (6/2/2026).

Meski patroli siber telah dilakukan, publik masih menanti langkah tegas aparat penegak hukum. 

Hingga kini, belum ada pengumuman resmi mengenai siapa pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, baik dari sisi pemeran maupun penyebar video asusila yang telah memicu polemik luas di Maluku dan sekitarnya.

Terpisah, GEGP telah menyampaikan pernyataan terbuka kepada publik. 

Ia mengaku menyesal dan menyebut peristiwa ini sebagai titik terendah dalam hidupnya.

“Saya sangat-sangat menyesal,” ujar GEGP, Senin (9/2/2026).

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved