Pemkot Ambon
Pemkot Ambon Raih Peringkat Tertinggi Pelayanan Publik 2025 dari Ombudsman
Pemerintah Kota Ambon mendapatkan predikat tertinggi melalui tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan nilai 81,20.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Pemkot Ambon mendapatkan nilai tertinggi dengan predikat Baik, dalam Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 dari Ombudsman RI Perwakilan Maluku, pada Kamis (12/2/2026).
- Penilaian Ombudsman berdasarkan lima indikator yakni input, proses, output, pengaduan dan kepercayaan masyarakat.
- Pemerintah Kota Ambon mendapatkan predikat tertinggi melalui tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan nilai 81,20.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON,TRIBUNAMBON.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mendapatkan nilai tertinggi dengan predikat Baik, dalam Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 dari Ombudsman RI Perwakilan Maluku, pada Kamis (12/2/2026).
Penilaian Ombudsman berdasarkan lima indikator yakni input, proses, output, pengaduan dan kepercayaan masyarakat.
Pemerintah Kota Ambon mendapatkan predikat tertinggi melalui tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan nilai 81,20 terbagi sebagai berikut:
*Dinas Kesehatan dengan perolehan nilai tertinggi yaitu 84,92.
*Dinas Pendidikan dengan nilai 83,53
*Dinas Sosial urutan ketiga dengan nilai 75,16
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyatakan rasa bangganya karena kita berhasil mempertahankan posisinya para peringkat pertama.
Baca juga: Update, 4 Legislator Menghadap Jaksa dalam Dugaan Korupsi Bansos, Total 400 Saksi Diperiksa
Baca juga: Jelang Ramadan, Warga Bula Bersihkan TPU Karlez, Harap Perhatian Pemda
Namun nilai ini sedikit menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Walaupun ada sedikit perubahan karena disesuaikan dengan variabel dan dimensi penilaian dokumen.
"Pencapaian ini luar biasa dan menjadi bukti komitmen serta kerja keras seluruh aparatur pemerintah kota, terutama tiga dinas yang menjadi fokus penilaian yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Dinas Sosial," ujarnya kepada awak media usai menerima penghargaan di kantor Ombudsman RI Perwakilan Maluku.
Wali Kota berharap opini masyarakat dapat memberikan motivasi kepada seluruh jajaran OPD dalam pelaksanaan pelayanan publik.
Dengan meningkatkan kualitas pelayanan yang disiplin, konsisten, responsif, transparan serta jujur bagi masyarakat.
"Saya meminta seluruh jajaran pemerintah kota untuk tetap konsisten pada prinsip meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga penilaian sesuai dengan kerja yang kita lakukan," tungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Ombudsman Republik Indonesia Wilayah Maluku, Hassan Slamet, memberikan apresiasi kepada Kota Ambon karena masih mempertahankan posisi dengan predikat tertinggi.
Kota Ambon tetap berada pada zona hijau dengan kualitas pelayanan tertinggi.
"Hari ini dapat kita sebut sebagai momen khusus karena Kota Ambon berhasil mempertahankan posisinya sebagai yang terbaik di Provinsi Maluku," katanya.
Dirinya berharap pencapaian Kota Ambon dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain sehingga pelayanan publik dapat ditingkatkan terutama kepercayaan masyarakat. (*)
| Pemkot Ambon Peringati Hardiknas ke-67, Mendikdasmen Tekan 5 Hal ini |
|
|---|
| Jadi Teladan Kebersihan Lingkungan di Ambon, Wattimena Berikan Penghargaan ke 2 Lansia |
|
|---|
| Maraknya Tawuran Pelajar, Wali Kota Ambon Bakal Panggil Kepala Sekolah yang Siswanya Terlibat |
|
|---|
| Kolaborasi Pemerintah dan Akademik, Wali Kota: Perkuat Sistem Hukum Dengan Nilai Keadilan |
|
|---|
| Seleksi Sekretaris Kota Ambon Berlanjut, 4 Kandidat Paparkan Makalah Inovasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/balai-kota-ambon-x.jpg)