Maluku Terkini
Desember 2025, Kunjungan Kapal di Maluku Naik, Tembus 1.012 Unit
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku merilis perkembangan transportasi laut itu dari pelabuhan utama hingga pelabuhan pengumpul.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Jumlah kunjungan kapal melalui Pelabuhan Utama di Provinsi Maluku Desember 2025 sebanyak 377 unit atau naik 20,45 persen dibanding bulan sebelumnya.
- Selanjutnya, jumlah kunjungan kapal pada 7 pelabuhan pengumpul Desember 2025 sebanyak 635 unit.
- Jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 1,76 persen dibanding bulan sebelumnya.
- Secara total, jumlah kunjungan kapal pada Desember 2025 tercatat sebesar 1.012 unit atau mengalami peningkatan sekitar 8,00 persen dibanding bulan sebelumnya.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Perkembangan transportasi laut di Provinsi Maluku pada Desember 2025 menunjukkan tren yang positif.
Mulai dari jumlah kunjungan kapal yang datang dan berangkat, penumpang, hingga muatan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku merilis perkembangan transportasi laut itu dari pelabuhan utama hingga pelabuhan pengumpul.
Data tersebut kemudian disampaikan Jessica Pupella, selaku Statistisi ahli madya di BPS Maluku, dalam acara peluncuran Berita Resmi Statistik (BRS) di Februari 2026, diikuti beberapa jajaran Pemerintah Provinsi Maluku.
Perkembangan Kunjungan Kapal di Maluku
Jumlah kunjungan kapal melalui Pelabuhan Utama di Provinsi Maluku Desember 2025 sebanyak 377 unit atau naik 20,45 persen dibanding bulan sebelumnya.
Selanjutnya, jumlah kunjungan kapal pada 7 pelabuhan pengumpul Desember 2025 sebanyak 635 unit.
Jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 1,76 persen dibanding bulan sebelumnya.
Secara total, jumlah kunjungan kapal pada Desember 2025 tercatat sebesar 1.012 unit atau mengalami peningkatan sekitar 8,00 persen dibanding bulan sebelumnya.
Peningkatan jumlah kunjungan kapal terjadi pada Pelabuhan Bula sekitar 17,24 persen, Pelabuhan Saumlaki sekitar 12,96 persen, Pelabuhan Amahai sekitar 12,22 persen dan Pelabuhan Tulehu sekitar 5,63 persen.
Sedangkan penurunan jumlah kunjungan kapal terjadi di Pelabuhan Dobo sekitar 15,52 persen, Pelabuhan Tual sekitar 9,09 persen dan Pelabuhan Namlea sekitar 6,94 persen.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah kunjungan kapal mengalami peningkatan sekitar 1,10 persen dari total kunjungan kapal yakni sebesar 1.001 unit pada Desember 2024.
Peningkatan jumlah kunjungan kapal tertinggi terjadi di Pelabuhan Amahai sekitar 21,69 persen dengan jumlah kunjungan kapal sebesar 83 unit pada Desember 2024.
Baca juga: Transportasi Udara Maluku Naik di Desember 2025, Penerbangan dan Muatan Meningkat Bersama
Baca juga: Viral Video Asusila di Ambon, Polisi Bakal Panggil GEGP untuk Klarifikasi
Penumpang Gunakan Transportasi Laut
Maluku merupakan daerah kepulauan yang sangat bergantung dengan trasportasi laut.
Ini terlihat, pada bulan arus mudik perayaan Natal dan Tahun Baru tepat di Desember 2025, jumlah penumpang angkutan laut mengalami peningkatan yang signifikan dari bulan sebelumnya.
Tercatat peningkatan mencapai 38,36 persen dengan total penumpang pada November 2025 sebanyak 83.828 orang menjadi 115.984 orang pada Desember 2025.
Jumlah penumpang berangkat terjadi di seluruh pelabuhan pengumpul dengan peningkatan diatas 40 persen terjadi pada Pelabuhan Tulehu sebesar 86,99 persen, Pelabuhan Bula sebesar 62,12 persen dan Pelabuhan Saumlaki sebesar 49,49 pesen.
Sementara melalui pelabuhan utama yaitu Yos Sudarso sebanyak 49.722 orang atau mengalami peningkatan sekitar 36,39 persen dibanding bulan sebelumnya.
Selanjutnya, jumlah penumpang pada 7 pelabuhan pengumpul sebanyak 66.262 orang.
Jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 39,87 persen dibanding bulan sebelumnya.
Walaupun demikian, presentasi perbandingan tahunan pada 2024 mengalami penurunan sekitar 4,73 persen dari total penumpang 121.741 orang pada Desember 2024.
Penurunan jumlah penumpang berangkat tertinggi terjadi di Pelabuhan Amahai sebesar 15,35 persen, sedangkan peningkatan keberangkatan jumlah penumpang tertinggi terjadi di Pelabuhan Bula sebesar 35,33 persen.
Ada Peningkatan Muat Barang dan Bagasi
Badan Pusat Statistik Maluku mencatat jumlah barang yang diangkut pada pelabuhan utama maupun pelabuhan pengumpul mengalami peningkatan sekitar 36,09 persen dari 107,21 ribu ton pada November 2025 menjadi 145,90 ribu ton pada Desember 2025.
Peningkatan jumlah barang yang diangkut terjadi pada Pelabuhan Bula sebesar 543,52 persen, Pelabuhan Tulehu sebesar 334,95 persen, Pelabuhan Namlea sebesar 20,33 persen dan Pelabuhan Saumlaki sebesar 19,77 persen.
Adapun penurunan muat barang terjadi di Pelabuhan Amahai, Pelabuhan Dobo dan Pelabuhan Tual.
Sementara jumlah barang yang diangkut melalui pelabuhan utama pada Desember 2025 sebanyak 26,15 ribu ton atau turun sekitar 14,43 persen dibanding bulan sebelumnya.
Selanjutnya jumlah barang yang diangkut melalui 7 pelabuhan pengumpul pada Desember 2025 sebanyak 119,75 ribu ton.
Jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 56,23 persen dibanding bulan sebelumnya.
Jika dibanding tahun sebelumnya, jumlah barang yang diangkut mengalami peningkatan sekitar 3,00 persen dengan jumlah muatan sebesar 141,65 ribu ton pada Desember 2024.
Peningkatan jumlah angkutan barang muat terjadi pada Pelabuhan Saumlaki sebesar 56,16 persen, Pelabuhan Bula sebesar 27,31 persen dan Pelabuhan Namlea sebesar 15,44 persen.
Sedangkan penurunan jumlah muatan terjadi di Pelabuhan Amahai, Pelabuhan Tulehu, Pelabuhan Dobo dan Pelabuhan Tual.
Meningkat Pula Barang yang Dibongkar dari Kapal
Barang yang dibongkar secara total pada Desember 2025 menggunakan transportasi laut mengalami peningkatan sekitar 1,87 persen dari 207,02 ribu ton menjadi 210,89 ribu ton.
Adapun peningkatan jumlah barang yang dibongkar terjadi pada Pelabuhan Saumlaki sekitar 65,96 persen, Pelabuhan Amahai sekitar 19,25 persen, Pelabuhan Namlea sekitar 14,86 persen dan Pelabuhan Tual sekitar 7,40 persen.
Sementara itu, pelabuhan yang mengalami penurunan jumlah barang bongkar terjadi di Pelabuhan Tulehu, Pelabuhan Bula dan Pelabuhan Dobo.
Sedangkan melalui pelabuhan utama pada Desember 2025 sebesar 88,30 ribu ton atau mengalami penurunan sekitar 0,23 persen dibanding bulan sebelumnya sebesar 88,51 ribu ton.
Untuk jumlah barang yang dibongkar melalui 7 pelabuhan pengumpul pada Desember 2025 sebesar 122,60 ribu ton. Jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 3,44 persen dibanding bulan November 2025.
Jika dibanding Desember 2024, jumlah barang angkutan laut yang dibongkar mengalami peningkatan sekitar 9,60 persen dari total barang bongkar sebesar 192,41 ribu ton pada Desember 2024.
Peningkatan jumlah barang bongkar terjadi pada beberapa pelabuhan pengumpul dengan peningkatan tertinggi terjadi pada Pelabuhan Saumlaki sebesar 138,93 persen dengan total barang bongkar sebesar 6,81 ribu ton pada Desember 2024. (*)
Badan Pusat Statistik (BPS)
Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku
Perkembangan Transportasi Laut di Maluku
| Dugaan Korupsi Preservasi Jalan Namlea - Bara, Kabupaten Buru, Kejari Periksa 7 Saksi |
|
|---|
| Terungkap Modus TPPO: Remaja Diiming-imingi Kerja, Dipaksa Jadi LC Karaoke di Namlea |
|
|---|
| Gelapkan Rp402 Juta Hasil BB, Hakim PN Ambon Vonis Eks Kacabjari Banda Naira 3 Tahun |
|
|---|
| Mat Marasabessy, Diperiksa Kasus Korupsi Jalan Gajah Mada-Taar Anggaran Pinjaman SMI |
|
|---|
| Wakapolda Maluku Tekankan Anggota Polri Jangan Cederai Nama Baik Institusi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Jsnsjsjssnnaaa.jpg)