Karyawan Diserang
Karyawan Stasiun TV di Ambon Diserang Brutal Usai Pulang Kerja
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian kepala dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Mesya Marasabessy
Mereka datang sambil membawa batu dan langsung menyerang Aziz serta adiknya tanpa ampun.
“Mereka pukul katong berulang kali dan lempar batu. Beta sampai jatuh ke dalam got di samping gereja. Waktu beta naik, beta masih dipukul lagi,” katanya.
Situasi mencekam itu baru berakhir setelah anggota kepolisian tiba di lokasi dan membubarkan massa.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUP Dr. J. Leimena Ambon untuk mendapatkan perawatan medis.
Abd Aziz mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Teluk Ambon sejak Sabtu (10/1/2026).
“Visum sudah dilakukan hari Minggu. Luka sudah lumayan membaik, tapi sampai sekarang belum ada pelaku yang ditangkap,” ujarnya.
Ia berharap aparat penegak hukum dapat bertindak cepat dan adil.
“Saya minta keadilan,” tegasnya.
Polisi Pastikan Korban Bukan Pihak Bertikai
Kapolsek Teluk Ambon, Iptu M. Maulana Dicky, membenarkan bahwa Abd Aziz merupakan korban salah sasaran dalam insiden bentrokan antar pemuda tersebut.
“Korban Abd Aziz bukan bagian dari kelompok yang terlibat cekcok awal. Ia menjadi korban saat melintas di lokasi kejadian,” ujar Iptu Dicky kepada TribunAmbon.com, Sabtu (17/1/2026).
Menurut Kapolsek, bentrokan melibatkan dua kelompok pemuda dan berlangsung secara spontan.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Abd Aziz sendiri diketahui menjadi korban pengeroyokan saat sedang dalam perjalanan pulang kerja.
Ia diserang ketika melintas di lokasi bentrokan dan mengalami luka, sehingga harus mendapatkan penanganan medis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Jsndisnm.jpg)