Karyawan Diserang
Karyawan Stasiun TV di Ambon Diserang Brutal Usai Pulang Kerja
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian kepala dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Abd Aziz (39) menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok pemuda saat dalam perjalanan pulang kerja, Jumat (9/1/2026) malam.
- Peristiwa itu terjadi di perempatan Gereja Fajar Hidup, Negeri Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon.
- Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian kepala dan harus dilarikan ke rumah sakit.
- Insiden bermula sekitar pukul 23.32 WIT. Saat itu, Abd Aziz baru pulang dari tempat kerjanya di kawasan Wayame menuju rumahnya di Dusun Taeno Atas.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Nasib nahas menimpa seorang karyawan stasiun televisi swasta di Ambon.
Abd Aziz (39) menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok pemuda saat dalam perjalanan pulang kerja, Jumat (9/1/2026) malam.
Peristiwa itu terjadi di perempatan Gereja Fajar Hidup, Negeri Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian kepala dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Insiden bermula sekitar pukul 23.32 WIT. Saat itu, Abd Aziz baru pulang dari tempat kerjanya di kawasan Wayame menuju rumahnya di Dusun Taeno Atas.
Ia berkendara menggunakan sepeda motor, beriringan dengan adiknya yang juga mengendarai motor sendiri.
Saat melintas di lorong BPJS Kesehatan dan hampir tiba di perempatan Gereja Fajar Hidup, laju motor Abd Aziz tiba-tiba terhenti.
Jalanan di depannya dipenuhi sekelompok pemuda yang sedang terlibat cekcok.
“Tiba-tiba motor beta ditendang dan beta langsung jatuh. Kondisi di situ gelap, beta masih bingung,” ungkap Abd Aziz kepada TribunAmbon.com, Sabtu (17/1/2026).
Baca juga: Gubernur Maluku dan Menteri Agama Serukan Perdamaian Saat Temu Tokoh Lintas Agama
Baca juga: Sampah Plastik Kepung Pantai Tikus Bula, Warga Khawatir Dampak Lingkungan
Dalam kondisi panik, Aziz melihat adiknya berlari ke arah perempatan gereja.
Namun nahas, sang adik terjatuh di lorong samping gereja dan tak berdaya.
“Saat beta datang, ada salah satu pria mau pukul adik beta. Beta bilang, katong cuma lewat pulang, seng tahu apa-apa,” tuturnya.
Bukannya berhenti, pria tersebut justru pergi dan kembali bersama sekitar enam orang rekannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Jsndisnm.jpg)