Ambon Hari Ini
Dari Dini Hari hingga Meja Makan: Ichal Jaga Mutu Daging Haji Amir Maros Jelang Nataru
Di balik kesibukan, ada sosok Ichal, anak Haji Amir Maros. Bersama empat orang rekannya, Ichal mengatur daging segar dan frozen yang selalu diburu.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Sejak dini hari, aktivitas di UD RH. Haji Amir Maros di Batu Merah Ambon sudah berlangsung untuk memastikan daging sapi dan kambing.
- Ichal, sarjana hukum sekaligus penerus usaha keluarga sejak 1980-an, menjaga kualitas daging dengan sistem penyimpanan cold storage mini.
- Menjelang Natal dan Tahun Baru, permintaan daging meningkat namun harga relatif stabil, dengan daging sapi Rp125 ribu/kg dan kambing Rp100 ribu/kg.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sejak matahari belum menampakkan cahayanya, aktivitas di ruko UD RH. Haji Amir Maros sudah dimulai, Jumat (19/12/2025).
Sekitar pukul 02.00 WIT, suasana di Ruko Batu Merah Blok A, Terminal Angkot Tulehu, Kota Ambon, mulai hidup.
Daging sapi dan kambing diturunkan, ditata, lalu dipilah dengan teliti.
Semua demi memastikan kualitas terbaik sampai ke tangan konsumen.
Baca juga: Kejari Malteng Bungkam di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Bansos Rp 9,7 Miliar
Baca juga: Dispora Malteng Didesak Penuhi Sarpras Penunjang Cabor Hingga Bentuk PBSI
Di balik kesibukan itu, ada sosok Ichal, anak dari Haji Amir Maros.
Bersama empat orang rekannya, Ichal mengatur daging segar dan frozen yang setiap hari diburu pembeli.
Untuk menjaga kesegaran, ia memanfaatkan cold storage mini di dalam ruko miliknya.
Langkah sederhana, tapi penting menjaga daging tetap higienis dan layak konsumsi.
Hari-hari berjibaku dengan daging sudah menjadi rutinitas pria kelahiran 13 Oktober 1995 ini.
Menariknya, Ichal adalah seorang sarjana hukum, latar belakang yang jarang ditemui di balik lapak penjual daging.
Namun baginya, turun langsung berjualan bukan soal gengsi, melainkan bentuk tanggung jawab menjaga usaha keluarga yang telah dirintis sejak tahun 1980-an.
“Ini bukan sekadar jualan. Ini amanah keluarga,” begitu prinsip yang ia pegang.
Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), tantangan semakin terasa.
Permintaan meningkat, sementara pasokan dari supplier mulai menipis.
| Dinkes Maluku Evaluasi 30 Rumah Sakit, Soroti Krisis Obat dan Pelayanan |
|
|---|
| Minim Penerangan, Evakuasi Korban Lompat dari JMP Berlangsung Dramatis |
|
|---|
| Ibu Muda di Pulau Haruku Bunuh Bayi Usai Lahiran, Hakim Vonis 8 Tahun Penjara |
|
|---|
| Perkembangan Transportasi Udara di Maluku, dari Penumpang hingga Barang Alami Penurunan |
|
|---|
| Sampah Menumpuk di Kawasan Gunung Malintang, Warga Protes dan Blokade Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/HJ-MAROS-EGH.jpg)