Selasa, 9 Juni 2026

DPRD Maluku

DPRD Maluku Dorong Pemda Siapkan Tenaga Kerja Lokal Jemput Blok Masela

Ia menilai, kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting agar masyarakat setempat tidak harus menjadi penonton ketika proyek mulai berjalan.

Tayang:
Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
TribunAmbon.com/ Maula/Maula Pelu
DPRD MALUKU - Anggota Komisi IV DPRD Maluku, Yan Zamora Noach. 
Ringkasan Berita:
  • Anggota Komisi IV DPRD Maluku, Yan Zamora Noach, dorong pemerintah daerah (Pemda) di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Maluku Barat Daya, serta Pemerintah Provinsi, untuk mulai menyiapkan tenaga kerja lokal guna mengisi kebutuhan tenaga kerja pada proyek nasional Blok Masela
  • Menurut Noach, langkah persiapan harus dilakukan sejak dini, agar masyarakat di wilayah penyangga dan daerah terdampak langsung proyek dapat memperoleh manfaat ekonomi dari investasi berskala nasional itu.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Anggota Komisi IV DPRD Maluku, Yan Zamora Noach, dorong pemerintah daerah (Pemda) di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Maluku Barat Daya, serta Pemerintah Provinsi, untuk mulai menyiapkan tenaga kerja lokal guna mengisi kebutuhan tenaga kerja pada proyek nasional Blok Masela

Menurut Noach, langkah persiapan harus dilakukan sejak dini, agar masyarakat di wilayah penyangga dan daerah terdampak langsung proyek dapat memperoleh manfaat ekonomi dari investasi berskala nasional itu.

“Kabupaten MBD dan KKT harus mulai mempersiapkan tenaga kerja lokal,” tegasnya.

Ia menilai, kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting agar masyarakat setempat tidak harus menjadi penonton ketika proyek mulai berjalan.

Karena itu, tenaga kerja lokal perlu dibekali kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan pekerjaan yang tersedia dalam proyek Blok Masela. 

Baca juga: Belasan Anak Korban Kekerasan Seksual di Maluku Terima Beasiswa, LPAI Bangkitkan Harapan Masa Depan

Baca juga: Soal Batas Kawasan Hutan, Alhidayat Wajo Tegaskan BPKH Harus Libatkan Otoritas Lokal

Noach menekankan, bahwa program pelatihan yang diselenggarakan pemerintah harus lebih terarah dan menyentuh kebutuhan ril di lapangan. 

Pelatihan tidak cukup bersifat umum, tetapi harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang dibutuhkan dalam proyek strategis nasional tersebut. 

Dinilai bahwa lembaga-lembaga yang disiapkan pemerintah dalam melaksanakan pelatihan dan pendidikan tenaga kerja, belum terlihat secara nyata. 

Selain itu, informasi mengenai kompetensi yang dipersiapkan maupun jumlah kebutuhan tenaga kerja juga belum disampaikan secara jelas kepada masyarakat. 

“Lembaga-lembaga yang melaksanakan pelatihan dan pendidikan untuk persiapan ketenagakerjaan dalam program strategis nasional ini sampai sekarang belum jelas.  Harusnya pemerintah daerah di Provinsi maupun kabupaten kota harusnya yang mengupayakan proses untuk pelatihan atau pendidikan untuk calon-calon Ketenaga kerjaan untuk dipenuhi kompetensi agar pada saatnya bisa direkrut dalam proyek nasional ini,” pintahnya. 

Bahwa masyarakat lokal harus menjadi prioritas dalam proses perekrutan tenaga kerja. 

Maka dari itu, prioritas tersebut harus didukung kesiapan sumber daya manusia yang memadai. 

“Prioritas harus diberikan kepada masyarakat daerah. Karena itu, kompetensi mereka harus dipersiapkan sekarang, agar mampu penuhi kebutuhan proyek,” kata dia. 

Dengan harapan, pemerintah Provinsi maupun pemerintah kabupaten, segera menyusun langkah konkret dalam pengembangan ketrampilan tenaga kerja lokal, sehingga manfaat ekonomi dari proyek Blok Masela dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di wilayah Maluku khususnya daerah yang berada di sekitar kawasan proyek. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved