Minggu, 3 Mei 2026

Ambon Hari Ini

GPM Klasis Pulau Ambon Kumpulkan 3 Ton Sampah Plastik, Libatkan Jemaat hingga Anak Sekolah Minggu

Dalam kegiatan yang melibatkan jemaat dari berbagai wilayah pelayanan itu, total sekitar 3 ton sampah plastik berhasil dikumpulkan.

Tayang:
TribunAmbon/jenderal/Jenderal Louis MR
KUMPUL SAMPAH - GPM Klasis Pulau Ambon gelar aksi pengumpulan dan penimbangan sampah plastik selama dua hari, 1-2 Mei 2026. Tampak pengumpulan sampah di Gereja Bethesda, Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Jumat (1/5/2026). 

Menariknya, gerakan ini tidak hanya melibatkan majelis jemaat dan warga gereja, tetapi juga anak-anak Sekolah Minggu atau SMTPI hingga pemuda gereja.

“Ada jemaat yang melibatkan setiap keluarga secara langsung dengan pendekatan berbasis sektor. Jadi bukan hanya sektor jemaat yang terlibat, melainkan juga anak-anak Sekolah Minggu dan pemuda gereja,” jelasnya.

Baca juga: Investor Pisang Abaka Kantongi 3.185 Hektare Lahan di Bula Barat SBT

Baca juga: Para Terlapor Kasus Penganiayaan Brutal di Coffee Pourvis Ambon, Kembali Mangkir Panggilan Polisi

Ia menambahkan, program pengelolaan sampah tersebut akan menjadi gerakan berkelanjutan dan tidak berhenti pada kegiatan kali ini saja.

Menurutnya, pengelolaan sampah harus menjadi budaya bersama seluruh masyarakat Kota Ambon, bukan hanya tanggung jawab pemerintah.

“Kami berharap persoalan sampah tidak hanya dilihat sebagai tanggung jawab pemerintah semata, tetapi menjadi perhatian bersama seluruh warga kota,” ujarnya.

Sementara itu, Pejabat Fungsional DLHP Kota Ambon, Rendy Aunalal mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya pengurangan volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menekan jumlah sampah harian di Kota Ambon.

“Program ini sebenarnya merupakan upaya pengurangan sampah. Kami ingin mengembalikan pemahaman bahwa pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Karena itu, kami membangun kolaborasi dengan berbagai pihak,” kata Rendy.

Ia menjelaskan, DLHP Kota Ambon selama ini juga bekerja sama dengan PT MLA dalam pengolahan sampah plastik yang dikumpulkan masyarakat.

Rendy berharap edukasi pengelolaan sampah terus dilakukan secara masif agar masyarakat mulai terbiasa memilah sampah dari rumah tangga.

“Jika kesadaran masyarakat terus meningkat, maka beban pengelolaan sampah juga akan semakin ringan,” tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved