Ambon Hari Ini
Harmoni Terjaga, Ambon Raih Peringkat 10 Indeks Kota Toleran 2025
Ambon masuk peringkat ke-10 Indeks Kota Toleran 2025 dengan skor 5,657 dari SETARA Institute.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Ambon masuk peringkat ke-10 Indeks Kota Toleran 2025 dengan skor 5,657 dari SETARA Institute.
- Capaian ini dinilai hasil kerja sama pemerintah dan masyarakat dalam menjaga toleransi.
- Pemkot berharap nilai toleransi terus ditingkatkan di tengah keberagaman.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Kota Ambon berhasil menempati peringkat ke-10 dalam Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2025 dengan skor 5,657.
Penilaian tersebut dirilis oleh SETARA Institute dalam peluncuran yang berlangsung di Mangkuluhur Arthotel Suites, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ambon, Aldrin Parinussa, menyatakan capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga serta memperkuat nilai-nilai toleransi.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya Pemkot Ambon dan seluruh warga dalam mempertahankan serta memperkuat sikap toleransi,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Jumat (24/4/2026).
Baca juga: Ratusan Paket MBG Diduga Dibawa Pulang Guru, Siswa SMA Angkasa Pattimura Protes
Baca juga: Rezeki Mengalir Deras! 5 Zodiak Ini Jadi Paling Beruntung Hari Ini
Ia menambahkan, komitmen terhadap toleransi juga terus ditegaskan oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, yang secara konsisten mengajak masyarakat untuk tidak membeda-bedakan latar belakang agama, etnis, maupun identitas sosial lainnya.
Menurut Parinussa, ajakan tersebut tidak hanya disampaikan dalam pernyataan formal, tetapi juga secara berkelanjutan melalui berbagai forum publik.
Hal ini diharapkan mampu menciptakan suasana kota yang ramah, harmonis, dan saling menghormati.
Dalam penilaian IKT, SETARA Institute menggunakan empat variabel utama, yakni regulasi pemerintah kota, tindakan pemerintah kota, regulasi sosial, serta tindakan sosial.
Selain itu, terdapat delapan indikator penilaian yang meliputi perencanaan pembangunan, kebijakan diskriminatif, peristiwa pelanggaran, tindakan pemerintah, regulasi sosial, demografi sosio-keagamaan, pernyataan publik, dan tingkat toleransi.
Parinussa juga menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga bahkan meningkatkan nilai toleransi di Kota Ambon.
Sebagai informasi, penilaian IKT tahun ini diikuti oleh 94 kota di Indonesia.
Peringkat pertama diraih oleh Kota Salatiga dengan skor 6,492, disusul Singkawang (6,291), Semarang (6,160), Pematangsiantar (6,084), Bekasi (6,037), Sukabumi (5,973), Magelang (5,805), Kediri (5,792), Tegal (5,733), dan Kota Ambon di posisi ke-10 dengan skor 5,657. (*)
| Pos Polisi Taman Makmur Dibersihkan, Bakal Dialihfungsikan Jadi Balai Emarina untuk Mediasi Warga |
|
|---|
| Disdukcapil Ambon Genjot IKD, Penerima Bansos Wajib Beralih ke Layanan Digital |
|
|---|
| Kapolsek Nusaniwe Ungkap Alasan Pos Polisi di Taman Makmur Terbengkalai |
|
|---|
| Lengkapi Berkas Korupsi KUR BRI Unit Batu Merah-Ambon, 2 Calo, 1 Mantri, dan Nasabah Diperiksa |
|
|---|
| Pemkot Ambon Gandeng Pelindo, Lahan Eks Pasar Inpres Disulap Jadi Area Kontainer |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/kota-toleren-amq.jpg)