Ambon Hari Ini
Kasus Penganiayaan di Coffee Pourvis Ambon, Para Pelaku Mangkir dari Panggilan Polisi
Polresta Ambon selidiki kasus penganiayaan dan perusakan di Coffee Pourvis, pelaku dipanggil namun mangkir.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Polresta Ambon selidiki kasus penganiayaan dan perusakan di Coffee Pourvis, pelaku dipanggil namun mangkir.
- Aksi brutal terekam CCTV, sekitar 10 pemuda menyerang pengunjung dan merusak fasilitas kafe.
- Korban telah melapor resmi, polisi terus dalami kasus demi kepastian hukum.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease masif lakukan penyelidikan kasus dugaan penganiayaan dan perusakan yang terjadi di Coffee Pourvis, Jalan Pinang Putih Puncak, Negeri Hative Kecil, Kota Ambon, oleh sejumlah pemuda pada Rabu (1/4/2026) lalu.
Sejumlah terlapor dalam kasus tersebut telah dilayangkan pemanggilan untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak penyidik Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.
Namun informasi yang diterima, pihak terlapor malah mangkir dari panggilan kepolisian.
“Sudah diberikan undangan hanya belum memenuhi undangan,” ungkap Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, IPDA Janete S Luhukay, saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Senin (13/4/2026).
Ketidakhadiran terlapor, belum diketahui secara pasti.
“Masih lidik,” tegas Kasi Humas Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease.
Tentu ketidakhadiran terlapor sangat memperlambat proses penyelidikan kasus lebih lanjut.
Harapan besar para terlapor agar dapat penuhi panggilan untuk memperlancar proses penyelidikan.
Di lain sisi, respon cepat aparat kepolisian masif lakukan penyelidikan untuk korban mendapatkan kepastian hukum.
Diketahui sebelumnya, aksi brutal terjadi sekitar pukul 03.14 dini hari WIT dan terekam kamera CCTV Coffee Shop itu.
Video tersebut kemudian disebarluaskan melalui berbagai platform media sosial.
Dalam rekaman terlihat sekitar 10 pemuda mendatangi Coffee Pourvis dan menanyakan nama seseorang.
Namun, setalah salah satu karyawan menyampaikan bahwa orang yang dimaksud tidak berada di lokasi, para pelaku justru masuk ke dalam kafe.
Tak berlangsung lama, para pemuda itu langsung masuk ke dalam kafe dan memukul beberapa orang yang saat itu tengah duduk bersantai serta beberapa lainnya yang masih sibuk bekerja di area kafe.
| Tak Kantongi Izin, 16 Lapak di Jalan Ir. Putuhena Ambon di Bongkar |
|
|---|
| Kasus Lompat di JMP Ambon Meningkat, Psikolog: Banyak Laki-laki Menyimpan Beban Hidup Sendirian |
|
|---|
| Sengketa Lahan Eks Hotel Anggrek, BPN Beberkan Data Kepemilikan Eigendom 243 Bukan Milik Sahurila |
|
|---|
| Diduga Ugal-ugalan, Angkot Jurusan Hatu Terbalik di Hative Besar, Satu Penumpang Tewas |
|
|---|
| 5 Bulan Terakhir 4 Orang Lompat dari JMP Ambon, Polisi Ungkap Motif Kasus Terakhir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Kafe-POURVIS.jpg)