Minggu, 3 Mei 2026

Pemkot Ambon

Bodewin Wattimena Sebut Angka Kemiskinan di Ambon Turun 4,34 Persen

Selain angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 tercatat mengalami peningkatan sebesar 4,87 persen. 

Tayang:
WARTAKOTA/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi Kemiskinan 
Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena menyebut angka kemiskinan berhasil turun secara signifikan dari 5,13 persen (2024) menjadi 4,34 persen.
  • Selain angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 tercatat mengalami peningkatan sebesar 4,87 persen. 
  • Kemudian kualitas hidup masyarakat mengalami peningkatan melalui indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 83,37 menjadi 83,97, kemajuan terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena menyebut angka kemiskinan berhasil turun secara signifikan dari 5,13 persen (2024) menjadi 4,34 persen.

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Ambon Tahun 2027, di lantai VII Hotel Kamari, Kota Ambon, Maluku pada Kamis (09/04/2026).

Selain angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 tercatat mengalami peningkatan sebesar 4,87 persen. 

Kemudian kualitas hidup masyarakat mengalami peningkatan melalui indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 83,37 menjadi 83,97, kemajuan terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.

Namun, Bodewin mengingatkan bahwa kesenjangan masih ada dan kondisi ekonomi masyarakat rentan berubah.

Orang nomor satu Kota Ambon itu menegaskan kebijakan yang dihasilkan harus tepat sasaran agar kemiskinan bisa terus ditekan.

Di sisi lain, Wattimena juga mengakui adanya tantangan seperti ruang fiskal yang semakin terbatas dan pendapatan daerah tidak selaras dengan cepatnya kebutuhan belanja.

“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara-cara konvensional. Diperlukan inovasi, kreativitas, dan langkah-langkah luar biasa,” katanya. 

Baca juga: Wali Kota Ambon Buka Musrenbang RKPD 2027, Ini 3 Fokus Utamanya

Baca juga: Muluskan Program Listriknisasi, Prabowo Rencana Bangun Pabrik Mobil Sedan Berbasis Listrik

Salah satu solusi yang ditawarkan adalah mendorong pembangunan dengan melibatkan pihak ketiga dan skema investasi yang tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dalam sambutan pembukaannya, Wali Kota menegaskan forum ini sebagai fondasi utama untuk menentukan arah pembangunan kota ke depannya.

Menjadi titik awal perencanaan program kerja untuk tahun 2026 mendatang. 

“Musrenbang ini adalah titik awal kita merancang seluruh program kerja untuk tahun 2027. Keberhasilan atau bahkan kegagalan pembangunan nantinya sangat ditentukan oleh bagaimana kita memproses dan merumuskan rencana di sini hari ini,” tegasnya.

Ditegaskannya, pembangunan tahun depan juga akan difokuskan pada penguatan ekonomi lokal, perluasan lapangan kerja, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, pengembangan UMKM, serta perhatian khusus bagi penyandang disabilitas.

Melalui kegiatan Wali Kota mengajak seluruh pihak berperan aktif dalam proses pembangunan, terutama di perumahan dan infrastruktur. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved