Sabtu, 25 April 2026

Ambon Hari Ini

SMA 1 Ambon Gandeng Dinas Ketahanan Pangan Maluku, Sosialisasikan PSAT dan Hidroponik

Sosialisasi diharapkan menjadi langkah awal mendukung ketahanan pangan dan kemandirian di lingkungan sekolah.

TribunAmbon.com/SMA 1 AMBON
SOSIALISASI-Narasumber dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku sedang memberikan Sosialisasi Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dan Budidaya Hidroponik bagi siswa -siswi di SMA Negeri 1 Ambon. 
Ringkasan Berita:
  • Sekolah bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku menggelar sosialisasi Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dan budidaya hidroponik.
  • Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa dan guru tentang standar keamanan pangan serta pola hidup sehat.
  • Sosialisasi diharapkan menjadi langkah awal mendukung ketahanan pangan dan kemandirian di lingkungan sekolah.

TRIBUNAMBON.COM- Sekolah SMA Negeri 1 Ambon bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku menggelar Sosialisasi Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dan Budidaya Hidroponik.

Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan warga sekolah tentang pentingnya ketahanan pangan dan pola hidup sehat.

Kegiatan tersebut menghadirkan pemateri berkompeten, yakni Raisin Sangadji, SP; Benjamin Lesiasel, S.Sos; dan Agustina Rona Dobberd, S.Pi.

Sosialisasi ini menjadi momentum penting bagi sekolah di tengah berbagai tantangan dan peluang pengembangan di tahun ini.

Kepala Sekolah SMAN 1 Ambon, Dra. E. Laturiuw, M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata membangun kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan warga sekolah. 

Ia menyampaikan bahwa sekolah harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memperkuat edukasi di bidang ketahanan pangan dan kesehatan.

"Pemahaman tentang keamanan pangan segar asal tumbuhan sangat penting agar siswa dan guru mampu mengenali standar pangan yang aman untuk dikonsumsi,"ungkapnya dalam rilis yang diterima TribunAmbon, Rabu (4/3/2026).

Selain itu, budidaya hidroponik dinilai sebagai inovasi yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah karena efektif, ramah lingkungan, serta mendukung kemandirian pangan.

Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai standar keamanan PSAT serta praktik budidaya hidroponik yang tepat.

Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal bagi sekolah dalam mendukung ketahanan pangan, menumbuhkan kemandirian, dan membangun budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved