Disperpus
Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Disperpus Malteng Bimbing Pelajar Mahir Berkomputer
Terkini, sebagai implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), Disperpus Maluku Tengah
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Fandi Wattimena
Ringkasan Berita:
- Dinas Perpustakaan (Disperpus) Maluku Tengah terus berinovasi melalui berbagai program yang berdampak langsung untuk masyarakat.
- Kali ini, sebagai implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), Disperpus Maluku Tengah membimbing pelajar mahir dalam Berkomputer.
- Bimbingan ini dan akan berlangsung selama dua bulan serta tidak dipungut biaya.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Dinas Perpustakaan (Disperpus) Maluku Tengah terus berinovasi melalui berbagai program yang berdampak langsung untuk masyarakat.
Terkini, sebagai implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), Disperpus Maluku Tengah membimbing pelajar mahir dalam Berkomputer.
Dalam keterangan resminya, Jumat (29/5/2026), Pustakawan Disperpus Maluku Tengah, Benyamin. G. Soissa menuturkan, Dinas Perpustakaan Kabupaten Maluku Tengah sedang melaksanakan bimbingan belajar komputer yang diikuti oleh sembilan pelajar.
Bimbingan ini dan akan berlangsung selama dua bulan serta tidak dipungut biaya.
"Bimbingan belajar komputer ini dilakukan dengan memanfaatkan sarana komputer yang dimiliki Dinas Perpustakaan yang selama ini berfungsi sebagai layanan komputer gratis bagi pelajar dan mahasiswa," jelas Benyamin.
Baca juga: KAMMI Maluku Tengah Dorong Pemda Tindaklanjuti Program Satu Data Lawamena
Baca juga: Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Wagub Maluku Ingatkan Tradisi Islam Tak Lekang Waktu
Penggunaan sarana komputer kini bukan sekedar layanan gratis tuk pelajar dan mahasiswa, namun dikembangkan pemanfaatannya untuk sarana bimbingan belajar komputer khususnya materi dasar Microsoft-Office Word Microsoft Office Excel.
"Bimbel ini dilakukan sebagai bentuk inovasi penerapan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Seperti diamanatkan dalam Peraturan Perpustakaan Nasional Nomor 3 Tahun 2023 Tentang Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS)," jelas Benyamin.
Secara sederhana, bimbingan belajar komputer dapat diartikan bahwa perpustakaan tidak sekedar tempat membaca, tetapi satu langkah maju sebagai sarana pengembangan kreativitas masyarakat melalui pengembangan IPTEK.
"Serta pelatihan-pelatihan yg bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Benyamin.
Diharapkan, melalui bimbingan belajar komputer para pelajar termotivasi untuk meningkatkan ilmu pengetahuannya.
"Tidak hanya pada tingkat menengah tetapi dapat berkelanjutan sampai pada tingkat perguruan tinggi maupun dunia kerja," tandas Benyamin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Disperpus-kid.jpg)