Maluku Hari ini
9 Seniman Unjuk Karya di Pameran Seni Rupa GenBeta: Ada Joner ‘Wolan e’
Wolan E, merupakan sebuah ilustrasi dari nyanyian warga di Negeri (Desa) Letwurung di Kabupaten Maluku Barat Daya.
Penulis: Fandi Wattimena | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena
TRIBUNAMBON.COM - Wolan e, itu judul lukisan buah tangan Johan Abner Lakburlawal.
Merupakan sebuah ilustrasi dari nyanyian warga di Negeri (Desa) Letwurung di Kabupaten Maluku Barat Daya.
Wolan artinya bulan, dalam kanvas berukuran 73x47 cm, pelukis yang akrab disapa Joner itu menuangkan mistisnya nyanyian dengan latar malam dan temaram bulan.
Seorang perempuan dibalut tenun, kalung bulan menjuntai dan mahkota berbentuk tanduk kerbau menghias kepala, elok bernari di bawah cahaya bulan.
“Dalam karyanya itu, Joner berusaha menyibak mistisnya kearifan lokal sebagai realitas transenden,” ungkap Kurator, Theizard Saiya dalam pengantar yang dipajang tepat di kiri pintu masuk gedung pentas.
Baca juga: Kukuhkan 40 Anggota Paskibraka Malra 2025, Hanubun Ingatkan Minimalisir Kesalahan
Baca juga: Berbagai Lomba Warnai HUT ke-80 RI di Kecamatan Kesui Watubela SBT
Wolan e, jadi satu dari tujuh karya pelukis asal Maluku Barat Daya itu.
Perempuan Tanimbar, Lutur Batu, Rumah Adat Lolurun, Rumah Adat Huaulu, Warrior of Alifuru dan Climate Strike.
Joner tak sendiri, ada sembilan seniman lain yang unjuk karya dalam pameran seni bertajuk GenBeta (Generasi Beta) 12 – 15 Agustus 2005 di Taman Budaya, Karang Panjang, Kota Ambon.
- Charissa Saija,
- Victor Leonard Tahalea,
- Helmi Ishak Johanes,
- Michael Frans,
- Klemes Sarimanella,
- Rian Juanito Engko,
- Devianty Luci Kormasela,
- Steward Tindage,
- Manase Puturuhu
Dari tangan mereka, terakumulasi 68 lukisan, 2 seni instalasi dan 4 karya wastra.
“Karya-karya ini akan membawa kita pada penjelajahan visual menelusuri jejak warisan, meraba masa depan dan merangsang dialog antar generasi dalam berbagai, bentuk figurative hingga futuristic, namun tetap menjadikan Maluku sebagai konstelasi utama,” jelas Theizard. (*)
| Cara Lapor Polisi Nakal di Maluku: Cukup Scan QR Code Tanpa Perlu ke Kantor |
|
|---|
| Dijanjikan Nikah, Wanita di Ambon Jadi Korban Dugaan Kekerasan Seksual, Oknum Polisi Dilaporkan |
|
|---|
| Kasus Kematian Tuce Lomang: Keluarga Desak Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pengeroyokan di Kei Kecil |
|
|---|
| Paradoks Maritim Maluku, Gubernur Hendrik Sebut Potensi Besar Belum Dinikmati Rakyat |
|
|---|
| Terkendala Transportasi, Mantan Kadis Perhubungan KKT Mangkir dari Pemeriksaan di Kasus UP3 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Wolan-1.jpg)