Ambon Hari Ini
Diduga Perintah Kolonel Ivong, Picu Tindakan Penganiayaan Anak di Kapal Ciremai
Perintah dari LO Pelni membuat Kepala Securiti Kapal Ciremai, Rinto, menurunkan pedagang asongan secara paksa dari kapal.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Perintah dari LO Pelni membuat Kepala Securiti Kapal Ciremai, Rinto, menurunkan pedagang asongan secara paksa dari kapal, Minggu (27/7/2025).
Demikian disampaikan Rinto dalam keterangan yang diterima TribunAmbon.com.
Kejadian ini terjadi di dermaga Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dan memicu konflik antara pedagang dan petugas sekitar pukul 09.30 WIT saat kapal Ciremai tiba dari Sorong, Papua Barat.
Baca juga: Cegah Stunting, Dinkes Malra Minta Ibu Hamil Wajib Ikuti Antenatal Care
Salah seorang pedagang asongan yang masih dibawah umur bernama Faldi Wusurwut (14), menjadi salah satu korban tindakan tersebut.
Faldi dikabarkan mengalami luka gores dan rasa sakit pada dada atas tindakan tersebut.
Dalam keterangan, Faldi mengaku saat berjualan di Dek 5 luar kapal, Kepala Sekuriti KM. Ciremai, Rinto menarik paksa kerah baju dan memaksa turun dari kapal.
Tak hanya Faldi, pedagang asongan lainnya juga mendapatkan perlakuan kasar.
Baca juga: Berkantor di Pasar hingga Bongkar Dugaan Pungli, Ini Tiga Poin Gebrakan Jais Ely di Pasar Mardika
Barang dagangan mereka diambil dan dilempar dari atas kapal ke Dermaga.
Bahkan Kolonel Ivong Wibowo, oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) yang bertugas sebagai Leason Officer (LO), disebut-sebut ikut menendang barang dagangan tersebut.
Saat kejadian tersebut, korban dan keluarganya sempat pertemuan dengan kepala sekuriti kapal yang menyampaikan permohonan maaf dan dan mengaku tindakan itu dilakukan atas perintah LO Pelni.
Korban dan keluarganya telah melaporkan insiden ini ke Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Ambon.
Menanggapi kondisi tersebut, Kapolsek KPYS, Iptu. Arie Satria Putra, mengaku kejadian tersebut nantinya akan dilanjutkan pada 5 Agustus 2025, saat kapal Ciremai tiba dari Jakarta menuju Ambon.
“Nanti pada tanggal 5 saat kapal ciremai tiba. hasil kesepakatan dengan ibu korban akan dilakukan mediasi di Polsek KPYS,” ungkapnya. (*)
Protes Aksi Brutal Polisi di Jakarta, Mahasiswa Unpatti Bakar Ban dan Minta Kapolda Jaga Integritas |
![]() |
---|
Parkir Liar Masih Marak di Jalanan Kota Ambon, Dishub: Jangan Bayar |
![]() |
---|
HMI Komenis Unpatti Salurkan Bantuan tuk Korban Kebakaran di Hunuth dan Batu Merah |
![]() |
---|
Parkir Liar Kembali Marak di Kota Ambon: Oknum Pakai Rompi dan Peluit |
![]() |
---|
Lansia Kelurahan Lateri Sabet Juara Satu di Tiga Kategori Lomba HUT ke-450 Kota Ambon |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.