Miss Youth Indonesia

Polemik Miss Youth Indonesia 2025: Gemafuru Desak Gubernur Maluku Copot Jais Elly dan Jajarannya

Kali ini, Gerakan Mahasiswa Alifuru (Gemafuru) angkat suara, mendesak Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa untuk mencopot Jais Elly beserta Kepala Bidang

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com / Adjeng Hatalea
MISS YOUTH - Kadis Pariwisata Maluku, Achmad Jais Ely usai talkshow di Program Tribun Bastory, Kamis (22/06/2023). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pernyataan Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Maluku, Jais Elly, terkait ketidaktahuan pemerintah akan keikutsertaan Efrita Trifena Lamerkabel di ajang Miss Youth Indonesia 2025 terus menuai kritik. 

Kali ini, Gerakan Mahasiswa Alifuru (Gemafuru) angkat suara, mendesak Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa untuk mencopot Jais Elly beserta Kepala Bidang dan Sekretaris Dinas Pariwisata.

Ketua Gemafuru, Minsen Tenine, menegaskan bahwa pernyataan Jais Elly yang menyebut adanya miskomunikasi hanyalah dalih untuk menutupi kesalahan. 

Tenine mendasarkan pernyataannya pada fakta bahwa pihak Efrita sudah mendatangi Dinas Pariwisata pada akhir Mei 2025.

"Kalau kita lihat perkembangannya, pihak Efrita sudah pernah datang akhir bulan Mei 2025. Saat itu mereka diterima Kepala Bidang dan Sekretaris Dinas," jelas Tenine saat diwawancarai TribunAmbon.com, Rabu (23/7/2025).

Tenine mempertanyakan mengapa informasi penting mengenai kedatangan Efrita tidak dilaporkan kepada Kepala Dinas. 

Baca juga: Kebohongan Jais Ely Rusak Kepercayaan Publik: Netizen Desak Mundur dari Dispar Maluku

Baca juga: Dituding Bohongi Publik soal Miss Youth, Netizen Desak Kadispar Jais Elly Dicopot dari Jabatan

Menurutnya, Kepala Bidang dan Sekretaris Dinas seharusnya mendapatkan teguran keras, bahkan bila perlu dicopot dari jabatan mereka karena dinilai tidak profesional dalam menjalankan tugas.

"Harusnya ada komunikasi dari bawahan ke Kepala Dinas atau sebaliknya. Biasanya kalau ada kunjungan untuk kepentingan masyarakat pasti dikomunikasikan dengan Kepala Dinas," lanjut Tenine, menyoroti lemahnya komunikasi internal di Dinas Pariwisata.

Ia menduga adanya masalah internal di Dinas Pariwisata yang menyebabkan hasil pertemuan antara pihak Efrita dengan Kepala Bidang dan Sekretaris Dinas tidak sampai ke telinga Kepala Dinas.

Minsen Tenine secara tegas meminta Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, untuk mengevaluasi ketiga pejabat tersebut; Kadis, Kabid, dan Sekdis.

"Bila perlu dicopot saja dari jabatan atau dipindahkan dari Dispar karena tidak profesional sebagai pelayan publik, sebagai pelayan masyarakat mereka digaji untuk melayani masyarakat bukan bikin susah masyarakat," tegas Tenine.

Sebelumnya, pernyataan Jais Elly terkait keikutsertaan Efrita Trifena Lamerkabel di ajang Miss Youth Indonesia 2025 tanpa koordinasi dengan pemerintah telah memicu reaksi keras dari publik dan netizen. 

Elly secara tegas membantah adanya pemberitahuan atau permintaan dukungan dari pihak Efrita. 

"Pemprov di mana, kalau datang ke saya pasti kita branding sekalipun kita tidak memiliki anggaran," bantahnya saat dihubungi TribunAmbon.com pada Sabtu (19/7/2025).

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved