Selasa, 28 April 2026

Maluku Terkini

Djali Talaohu Pastikan Segera Renovasi RS Pratama Hitu yang Terbengkalai

Lanjutnya, pengerjaan bakal dilakukan dalam waktu dekat, meski begitu tidak disebutkan waktu pasti

Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Silmi Suailo
RSUP HITU - Kepala Dinas Kesehatan Maluku Tengah M.Djali Talaohu, Sabtu (19/07/2025) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com Ummi Dalila Temarwut 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Bangunan Rumah Sakit Pratama Hitu di Kabupaten Maluku Tengah akan diperbaiki mengingat kondisinya tak terawat. 

Beberapa bagian bangunan yang dikerjakan sejak 2021 itu rusak.

"Memang ada beberapa kerusakan di bagian tertentu, tapi bukan berarti bangunannya tidak layak. Kita sudah agendakan renovasi ringan di tahun ini karena anggarannya sudah tersedia," kata Kepala Dinas Kesehatan Maluku Tengah, M. Djali Talaohu saat dikonfirmasi TribunAmbon.com via Telepon, Selasa (15/07/2025).

Lanjutnya, pengerjaan bakal dilakukan dalam waktu dekat, meski begitu tidak disebutkan waktu pasti.

"Dalam waktu dekat ini kami mulai proses renovasi ringan agar RS Pratama Hitu bisa kembali digunakan sebagaimana mestinya." tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Rumah Sakit Pratama milik Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah yang terletak di Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, terbengkalai. 

Baca juga: Kasus Korupsi Rp 3 M di MTs. N Ambon, 2 Panitia Kegiatan Digarap Jaksa

Baca juga: Kasus Korupsi Rp 3 M di MTs. N Ambon, 2 Panitia Kegiatan Digarap Jaksa

Bangunan yang dibangun pada tahun 2021 itu kini dipenuhi rumput liar dan mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Pantauan TribunAmbon.com sekitar pukul 12.00 WIT Jum'at (11/07/2025) menunjukkan kondisi gedung yang memprihatinkan. 

Beberapa bagian gedung dipenuhi semak belukar.

Bahkan, papan bertuliskan 'IGD' di depan bangunan sudah tak utuh, huruf 'I' sudah tak ada entah kenapa.

Salah satu warga sekitarpun mengeluhkan kondisi tersebut.

Melinda, salah satu warga Dusun Oli, menyebut rumah sakit tersebut jarang difungsikan sebagaimana mestinya. 

“Rumah sakit itu memang tidak terurus. Kalau ada orang datang juga kadang tidak dilayani,” ujarnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved