Maluku Terkini
Nilai Ekspor Maluku Naik 4,10 Persen, Bersumber dari Non Migas
Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, dalam peluncuran berita resmi statistik (BRS) untuk periode Juli 2025.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Provinsi Maluku tercatat sejak Januari hingga Mei 2025, nilai ekspor meningkat 4,10 persen atau capai US$18,01 juta, jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2024.
Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, dalam peluncuran berita resmi statistik (BRS) untuk periode Juli 2025.
“Nilai ekspor Maluku Januari–Mei 2025 mencapai US$18,01 juta atau naik 4,10 persen dibanding periode yang sama tahun 2024,” ungkap Pattiwaellapia, Selasa (1/7/2025).
Peningkatan ekspor Januari hingga Mei 2025 dibanding periode tahun lalu, disebabkan oleh meningkatnya ekspor non migas.
Dengan presentasi yakni, kelompok ikan dan udang sebesar 4,19 persen.
• Informasi Penting Bagi Warga Maluku Tengah, Tiap Pekan di Hari Senin ada Gerakan Pangan Murah
• Koalisi Ormas Demo BWS Maluku Tuntut Transparansi Proyek Bendungan Waiapo yang Mangkrak
Sementara kelompok lainnya mengalami penurunan 100,00 persen.
Untuk Mei 2025 sendiri, tercatat US$5,94 juta, naik 818,69 persen dibanding Mei 2024.
Ekspor bulan Mei seluruhnya dalam bentuk nonmigas berupa kelompok ikan dan udang.
“Untuk kelompok ikan dan udang sebesar 4,19 persen dari US$17,28 juta menjadi US$18,01 juta, selanjutnya kelompok lainnya mengalami penurunan 100,00 persen,” sebut Kepala BPS Maluku.
Sementara ekspor migas hingga kini belum ada.
“Selama periode ini belum ada kegiatan ekspor migas,” sambungnya.
Nilai tersebut berdasarkan tujuan ekspor, Tiongkok tercatat negara yang memiliki peran besar dengan nilai US$14,92 juta atau 82,83 persen, diikuti Hongkong US$2,94 juta atau 16,31 persen.
Sementara ekspor ke kawasan luar Asia pada periode tersebut, kontribusinya hanya sebesar 0,86 persen, yakni ke Amerika Serikat senilai US$0,15 juta.
Komoditas yang diekspor pada periode tersebut adalah kelompok ikan dan udang, diantaranya
berupa ikan beku, ikan laut hidup, kerapu dan udang beku.
“Total nilai ekspor Januari–Mei 2025 mencapai US$18,01 juta atau naik US$0,71 juta (4,10 persen) dibanding periode tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut disebabkan oleh meningkatnya nilai ekspor ke negara Asia lainnya sebesar 14,46 persen, dan negara kawasan luar Asia sebesar 21,48 persen. Sedangkan ekspor ke negara ASEAN mengalami penurunan hingga 100,00 persen pada periode Januari-Mei 2025,” jelas Pattiwaellapia.
Periode tersebut, Ekspor dilakukan melalui Pelabuhan Yos Sudarso dan Tual. Sedangkan Bandara Pattimura mengalami penurunan hingga 100,00 persen. (*)
| Door to Door, Satreskrim Polres Kepulauan Tanimbar Bagikan Sembako ke Lansia |
|
|---|
| Haru Biru Perpisahan, Sektor Zebaoth Jemaat GPM Porto Jemput Pendeta Roy Maail Pakai Singgasana |
|
|---|
| Perkembangan Inflasi Maluku Yoy April 2026 Tren Kenaikan, Capaian 3,13 Persen IHK 107,89 |
|
|---|
| Mengenal Sosok IPTU Yusdiman, Kapolsek Leihitu yang Baru Bertugas 7 Hari |
|
|---|
| Dugaan Penggelapan Dana Nasabah Bank Ina di Ambon, Mantan CS Ini Dituntut 5 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/bps-maluku-nilai.jpg)