Ambon Hari Ini

Satu Orang Meninggal Dunia dan Empat Rumah Rusak Akibat Longsor di Galala Kota Ambon

Dilaporkan dari kejadian itu, satu orang meninggal dunia atas nama Frederika Leinusa (81) dan satunya lagi Elfira Tanamal (51) mengalami luka- luka.

|
TribunAmbon.com/umi
LONGSSOR- Tampak longsor yang terjadi di hative (galala) menyebabkan satu orang meninggal dan satunya lagi mengalami luka-luka dan 4 rumah mengalami rusak rinngan maupun berat, Rabu (2/7/2025) 

Laporan wartawan TribunAmbin.com Ummi Dalila Temarwut 

AMBON,TRIBUNAMBON.COM  – Hujan deras yang mengguyur Kota Ambon dalam beberapa hari terkahir, menyebabkan bencana longsor yang terjadi di Kampung Baru, jalan Piere Tendean, RT 01/RW 03 Negeri Hative Kecil dan RT 005/RW 002 Desa Galala Kecamatan Sirimau.

Kejadian naas itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIT rabu (2/7/2025) dini hari.

Dilaporkan dari kejadian itu, satu orang meninggal dunia atas nama Frederika L. Leinusa (81) dan satunya lagi Elfira Tanamal (51) mengalami luka- luka.

Tidak sampai disitu, empat rumah dilaporkan mengalami kerusakan.

Berdasarkan pantauan TribunAmbon.com di lokasi sekitar pukul 12.00 WIT,Selasa (02/07/2025), satu rumah terlihat roboh total, sementara tiga rumah lainnya mengalami kerusakan pada sebagian bangunan saja.

Longsor itu diketahui berasal dari tebing setinggi sekitar 50 meter yang berada di belakang rumah keluarga Ongen Belmin. 

Baca juga: Kehadiran Sultan Buton dan 9 Tokoh Adat Disambut Hangat Ratusan Masyarakat Maluku Tengah

Baca juga: Jenazah 2 Mahasiswa UGM Korban Longboat Terbalik di Malra Diberangkatkan Siang Ini

Material longsor kemudian menghantam kediaman keluarga Ibu Heny, Bapak John Watlanit, dan Bapak Novi Joris.

Keluarga Korban, Novi joseph menyatakan bahwa korban yang meninggal Frederika (81) dan luka Elfira Tanamal (51) merupakan ibu dan anak.

"Untuk  penanganan medis korban ibu Elfira Tanamal sudah dilarikan ke Rumah sakit Bhayangkara," tuturnya.

Lanjut dikatakan proses evakuasi korban dilakukan oleh tim Basarnas sekitar pukul 04.00 WIT  hingga pukul 07.00 WIT. 

Proses evakuasi pun dilakukan dengan penuh hati-hati, mengingat kondisi medan yang masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.

Untuk diketahui saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas DSosial dan aparat keamanan masih berada di lokasi untuk mengawasi dan memberikan bantuan berupa makanan siap saji.

Hingga berita ini diluncurkan keluarga korban masih menunggu bantuan alat berat untuk membersihkan material yang menutupi rumah mereka.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved