Malteng Hari Ini

Kehadiran Sultan Buton dan 9 Tokoh Adat Disambut Hangat Ratusan Masyarakat Maluku Tengah

Kehadiran Sultan Buton ke 41, La Ode Muhammad Qamar di Kabupaten Maluku Tengah disambut hangat ratusan masyarakat.

Silmi Suailo
SULAWESI TENGGARA - Tokoh penting Kesultanan Buton dan Kerajaan Muna, Sulawesi Tenggara kunjungan ke Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (2/7/2025). 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo

‎MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Kehadiran Sultan Buton ke 41, La Ode Muhammad Qamar di Kabupaten Maluku Tengah disambut hangat ratusan masyarakat.

‎Sultan Buton bersama permaisuri, Wa Ode Maasra Manarfa, beserta sembilan tokoh adat Kesultanan Buton, tiba di Kota Masohi Selasa (1/72025), guna menghadiri pelantikan dan rapat kerja Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Maluku Tengah.

‎Pantauan TribunAmbon.com, rombongan Kesultanan Buton disambut langsung oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir didampingi istri, Betty Epsilon Idroos, di Baileo Ir. Soekarno, Kelurahan Namaelo, Kota Masohi, Rabu (2/7/2025) sekira pukul 10.30 WIT.

Baca juga: Jenazah 2 Mahasiswa UGM Korban Longboat Terbalik di Malra Diberangkatkan Siang Ini

‎Mereka disambut tarian penyambutan tradisional yang dibawakan masyarakat Buton yang berdomisili di Aira Kecamatan Amahai.

‎Turut hadir dalam momentum ini Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan masyarakat Sulawesi Tenggara yang berdomisili di Maluku Tengah.

‎Ketua, DPD KKST Maluku Tengah, Sukri dalam sambutannya mengatakan, KKST siap berdiri paling depan untuk mendukung agenda pembangunan Maluku Tengah.

‎"Kami datang tidak menjadi beban tapi berkontribusi. Sebagaimana falsafah yang dipegang yaitu dahulukan kepentingan negeri dari kepentingan pribadi," ujar Sukri.

Baca juga: Korupsi Anggaran Rp. 41 Miliar, Bendahara Pengeluaran BPKAD dan Pejabat di Bursel Diperiksa 

‎Ia juga menyatakan, darah Sulawesi Tenggara yang mengalir tetap panas, setia dan berdiri tegak di tanah perantauan.

‎"Hari ini kami berdiri tegak membawa jati diri Sulawesi Tenggara kami bukan tamu kami adalah bagian dari denyut Dani daerah ini," tukasnya.

‎Sukri juga menyampaikan terimakasih kepada Sultan Buton serta rombongan Kesultanan yang telah berkesempatan hadir dalam pelantikan ini.

‎"Kami sampaikan terimakasih kepada yang mulia Paduka Sultan dan tokoh adat  yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukannya untuk datang kesini," pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved