Minggu, 26 April 2026

Desa Hunuth

Sinergi Pusat - Daerah, Staf Presiden dan BKKBN RI Kunjungi Dapur Sehat di Desa Hunuth

Hal ini terlihat dari kunjungan Staf Presiden bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pusat ke Dapur Sehat Atasi Stunting (

|
Penulis: Maula Pelu | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Maula Pelu
CEGAH STUNTING - Staf Khusus Presiden bersama rombongan dan pihak Desa, usai ke Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Desa Hunuth, Kota Ambon, Kamis (19/6/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. 

Hal ini terlihat dari kunjungan Staf Presiden bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (Kemendukbangga) pusat ke Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Desa Hunuth, Kota Ambon, Kamis (19/6/2025).

Rombongan yang hadir dalam kunjungan ini yakni, Tenaga Ahli Deputi III KSP, Zahera Mega Utama, dan terdiri dari Tenaga Ahli KSP Udyiana Mulyadin, Tenaga Ahli KSP Adhyatma Primananda dan ⁠staf Sekretaris Yulianah.

Turut mendampingi, Direktur Bina Penggerak Lini Lapangan Kemendukbangga/BKKBN RI, Lisna Prihantini, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Mauliwaty Bulo, serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Yan Aslian Noor. 

Kunjungan ke Desa Hunuth merupakan agenda lapangan yang juga mencangkup dua Desa lainnya, yakni Desa Lateri dan Passo yang menjadi titik perhatian program pencegahan stunting. 

Dalam kunjungan tersebut, Staf Presiden dan BKKBN RI turut memberikan edukasi kepada kader penggerak bagaimana dorongan dan pencegahan stunting. 

Baca juga: Monumen Pahlawan Nasional Maluku Tak Terurus, Warga Prihatin

Baca juga: BMKG Ambon Keluarkan Peringatan Dini: Waspada Cuaca Buruk di Wilayah Maluku 20–26 Juni 2025

Kepada TribunAmbon.com, Zahera Mega Utama mengungkapkan kekagumannya terhadap antusias dan kesiapan desa dalam mendukung upaya pencegahan stunting.

“Saya sangat mengapresiasi Dapur Dashat di Hunuth. Sudah beberapa dapur yang kami kunjungi dan berpesan kepada teman-teman kader agar terus menjaga semangat ini. Harapan saya, tingkat stunting di Ambon bisa nol persen. Karena Ambon punya kekayaan ikan yang luar biasa, modal besar untuk memenuhi protein anak-anak kita,” ujar Zahera.

Senada dengan itu, Udyiana Mulyadin juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras kader dan perangkat desa dalam mendukung prioritas nasional di bidang kesehatan.

“Apa yang kami lihat di Hunuth, Lateri, dan Passo, benar-benar menggambarkan keseriusan daerah. Ini sesuai dengan harapan Presiden Bapak Prabowo. Sukses selalu untuk kerja keras kita demi anak-anak bangsa menuju Indonesia emas,” tuturnya. 

Sementara itu, Lisna Prihantini dari BKKBN menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka stunting.

“Kita Ambon luar biasa dalam keterlibatan lintas sektor. Mulai dari Walikota, Kepala Desa, hingga Kader di lapangan, semua terlibat aktif. Teman-teman kader ini adalah ujung tombak dan kami dari BKKBN akan terus memberikan dukungan penuh,” kata Lisna. 

Tak lupa atas kunjungan ini, Kepala Desa Hunuth, Yondri Victor Kappuw, menyampaikan terima kasihnya telah menyempatkan diri ke desanya. 

Dirinya berharap kolaborasi ini akan terus berlangsung hingga Desanya Nol stunting.

“Kami mendukung penuh kegiatan seperti ini dan terus mendorong para kader di Desa Hunuth agar tetap bersemangat membantu menurunkan angka stunting. Nol stunting,” ujarnya. 

Setelah meninjau dapur Dashat, rombongan juga menyempatkan diri meninjau langsung pelayanan publik dan program pendukung lainnya di Desa. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved