Minggu, 26 April 2026

Pemkot Ambon

Buka Konferensi XXIII PGRI Kota Ambon: Ini Pesan Bodewin Wattimena

Dalam pembukaan Konferensi XXIII PGRI Kota Ambon, sekaligus melantik pengurus baru PGRI Kota Ambon periode 2025-2030. 

|
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Novanda Halirat
PGRI - Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena saat membuka konferensi XXIII PGRI Kota Ambon dengan memasukan kode AI. Kamis (19/6/2025) 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena membuka konferensi XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang berlangsung di salah satu hotel, Kamis (19/6/2025). 

Dihadapan para guru dan tamu, Bodewin mengapresiasi kerja keorganisasian PGRI karena konsisten memperjuangkan nasib para guru, serta dalam tugas membangun kualitas pendidikan di kota bertajuk manise ini.

"Pemerintah Kota harus memberikan apresiasi kepada guru, karena dari waktu ke waktu kualitas pendidikan dikota Ambon terus meningkat dan ini terjadi karena peran penting dan strategis dari para guru," ungkapnya dalam sambutan kegiatan yang mengusung tema 'Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas' itu.

Lanjutnya, Wattimena memastikan pemerintah bertanggungjawab atas kapasitas para guru serta hak dasar lainnya, sehingga dimintakan para pahlawan tanpa tanda jasa itu tetap fokus menciptakan generasi emas 2045.

Baca juga: BMKG Ambon Keluarkan Peringatan Dini: Waspada Cuaca Buruk di Wilayah Maluku 20–26 Juni 2025

Baca juga: Kasus Kejahatan di Kota Ambon Melonjak 30 Persen, Miras Disebut Jadi Pemicu Utama

Diakuinya, ada dua tantangan besar yang dihadapi guru dan PGRI sebagai organisasi.

Tantangan Internal; PGRI harus bisa menjadi organisasi yang mampu mengakomodir kepentingan guru secara keseluruhan melalui program strategis lima tahun kedepan.

Tantangan eskternal; berkolaborasi bersama pemerintah kota guna mewujudkan cita pembangunan. 

Senada, Ketua PGRI Kota Ambon. A.G Latuheru berharap PGRI Kota Ambon mampu menjalankan amanah organisasi dan menjadi contoh bagi organisasi di Kabupaten/ kota, terlebih menjawab tantangan pendidikan menuju Indonesia Emas 2045.

"Saya berharap pengurus baru yang terpilih mampu membangun program kerja yang berpihak pada penguatan kompetensi, peningkatan profesionalisme, serta pembelaan terhadap harkat dan martabat guru dan sekolah di Kota Ambon," cetusnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved