Malra Hari Ini
Soroti Amdal PT Batu Licin di Ohoi Nerong, Koedoboen Sebut Pemprov Maluku Tak Transparan
Pasalnya, tindakan penambangan material tanah timbunan dan batuan tersebut telah mengeruk setengah kawasan dari salah satu pulau di Ohoi Nerong.
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Ode Alfin Risanto
TribunAmbon.com/vera
BANJIR MALRA : Praktisi Lingkungan dan Kehutanan Hengky Koedoboen saat diwawancarai TribunAmbon.com, Selasa (3/6/2025).
"Supaya akan dikaji dan kita bisa tau metodologinya
teknik cut and fill sehingga kemungkinan kerusakan lingkungan dapat diminimalisir," tegasnya.
DLH dan Dinas ESDM Provinsi Maluku harus bisa menjelaskan itu kepada publik, statusnya apa sudah mengantongi ijin atau belum.
"Dengan sudah operasional sekian saat andaikata belum punya dokumen lingkungan, DLH sudah seharusnya memberikan sangsi pada PT Batu Licin dan memerintahkan membuat ulang dokumen," tantang Koedoboen.(*)
Berita Terkait
Berita Terkait: #Malra Hari Ini
Nihil Pelatihan Bagi Penjamah Makanan Dapur MBG, Dinkes Maluku Tenggara Pastikan Siap Berkoordinasi |
![]() |
---|
Kondisi Pasar Lesu, Harga Enbal Utuh Anjlok di Kisaran Rp. 50 ribu |
![]() |
---|
Penjamah Makan Dapur MBG di Ohoi Wearlilir Tak Kunjung Dilatih, Ratusan Siswa Terancam KLB |
![]() |
---|
Kerap Tergenang Air, Ruas Jalan Langgur Simpang Wearlilir Malra Akhirnya Diperbaiki |
![]() |
---|
7 Bulan Operasional, Dapur Makan Bergizi Gratis di Malra Nihil Pelatihan Penjamah Makanan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.