Sabtu, 2 Mei 2026

Maluku Tengah Terkini

RSUD Banda Kekurangan Air Bersih, Pasien Mesti Bawa Air dari Rumah

RSUD Banda di Jalan Kujali Banda, Kabupaten Maluku Tengah dikabarkan kekurangan air bersih.

Tayang:
Akun Facebook Resmi RSUD Banda
RSUD BANDA - Potret RSUD Banda di Kecamatan Banda Maluku Tengah. 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo

‎MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banda

‎yang berlokasi di  Jalan Kujali Banda, Kabupaten Maluku Tengah dikabarkan kekurangan air bersih.

‎Kabar itu disampaikan Camat Banda, Yani Hasanussi kepada TribunAmbon.com, Rabu (14/5/2025) malam.

‎Bahkan kata Yani, orang yang berobat alias pasien harus membawa air dari rumah.

‎"Jadi kadangkala yang brobat di rumah sakit harus bawa air dari rumah," ujarnya.

Baca juga: Minim Anggaran, Balai Ciptaker Maluku Tengah Tetap Tangani Kebutuhan Air Bersih di Banda Naira 

Baca juga: Pulau-Pulau Kecil di Banda Masih Bergantung Hidup dari Air Hujan, Begini Respon Pemda ‎

‎Kata dia, minimnya air bersih di kecamatan Banda sudah diketahui oleh Pemerintah Daerah, tentu ada program pemerintah namun semuanya mesti mengikuti tahapan.

‎"Karena program pemerintah mesti ada tahapan, tidak sekaligus jadi. Kita menunggu (perhatian Pemda) terkait air bersih," ungkap Hasanussi.

‎Kebutuhan air bersih memang yang paling krusial ada di RSUD Banda, baik kebutuhan air bersih untuk pasien maupun keluarga pasien yang menunggu.

‎"Agak minim (air bersih), sudah pernah cari sumber air disekitar situ namun belum ada perkembangan. Itu yang jadi kendala," sebutnya.

‎Diakui, dulu letak RSUD berada di dalam kota, dan memang baru dipindahkan. Kebetulan ia sendiri baru enam bulan menjadi camat sehingga tidak tahu persis kapan RSUD Banda dipindahkan.

‎"Mungkin dipindahkan dua tahun lalu. Saat ini lokasi RSUD Banda di daerah pegunungan dekat area masuk Negeri Tanah Rata," paparnya.

‎Sementara itu, Kepala Bidang Balai Ciptakarya Dinas PUPR Maluku Tengah, Fahmi Wailissa mengaku masalah keterbatasan air bersih di RSUD Banda sementara ditangani.

‎"Untuk penanganan RSUD Banda, kamu sudah pesan tank reservoir jadi mampu melayani sampai tiga jam, jadi diisi full dari tank reservoir pusat d gunung ke tank reservoir RSUD namun hanya melayani tiga jam," ungkap dia.

‎Dikatakan, untuk penanganan air bersih secara keseluruhan membutuhkan anggaran yang besar, makanya sementara ini pihaknya masih berhitung berapa yang mau diusulkan ke pusat.

‎"Karena ini berkaitan juga dengan kebutuhan air bersih di RSUD  Banda yang mana hanya bisa melayani sampai dengan tiga sampai enam jam," pungkas Wailissa. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved