Maluku Tengah Terkini
RSUD Banda Kekurangan Air Bersih, Pasien Mesti Bawa Air dari Rumah
RSUD Banda di Jalan Kujali Banda, Kabupaten Maluku Tengah dikabarkan kekurangan air bersih.
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banda
yang berlokasi di Jalan Kujali Banda, Kabupaten Maluku Tengah dikabarkan kekurangan air bersih.
Kabar itu disampaikan Camat Banda, Yani Hasanussi kepada TribunAmbon.com, Rabu (14/5/2025) malam.
Bahkan kata Yani, orang yang berobat alias pasien harus membawa air dari rumah.
"Jadi kadangkala yang brobat di rumah sakit harus bawa air dari rumah," ujarnya.
Baca juga: Minim Anggaran, Balai Ciptaker Maluku Tengah Tetap Tangani Kebutuhan Air Bersih di Banda Naira
Baca juga: Pulau-Pulau Kecil di Banda Masih Bergantung Hidup dari Air Hujan, Begini Respon Pemda
Kata dia, minimnya air bersih di kecamatan Banda sudah diketahui oleh Pemerintah Daerah, tentu ada program pemerintah namun semuanya mesti mengikuti tahapan.
"Karena program pemerintah mesti ada tahapan, tidak sekaligus jadi. Kita menunggu (perhatian Pemda) terkait air bersih," ungkap Hasanussi.
Kebutuhan air bersih memang yang paling krusial ada di RSUD Banda, baik kebutuhan air bersih untuk pasien maupun keluarga pasien yang menunggu.
"Agak minim (air bersih), sudah pernah cari sumber air disekitar situ namun belum ada perkembangan. Itu yang jadi kendala," sebutnya.
Diakui, dulu letak RSUD berada di dalam kota, dan memang baru dipindahkan. Kebetulan ia sendiri baru enam bulan menjadi camat sehingga tidak tahu persis kapan RSUD Banda dipindahkan.
"Mungkin dipindahkan dua tahun lalu. Saat ini lokasi RSUD Banda di daerah pegunungan dekat area masuk Negeri Tanah Rata," paparnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Balai Ciptakarya Dinas PUPR Maluku Tengah, Fahmi Wailissa mengaku masalah keterbatasan air bersih di RSUD Banda sementara ditangani.
"Untuk penanganan RSUD Banda, kamu sudah pesan tank reservoir jadi mampu melayani sampai tiga jam, jadi diisi full dari tank reservoir pusat d gunung ke tank reservoir RSUD namun hanya melayani tiga jam," ungkap dia.
Dikatakan, untuk penanganan air bersih secara keseluruhan membutuhkan anggaran yang besar, makanya sementara ini pihaknya masih berhitung berapa yang mau diusulkan ke pusat.
"Karena ini berkaitan juga dengan kebutuhan air bersih di RSUD Banda yang mana hanya bisa melayani sampai dengan tiga sampai enam jam," pungkas Wailissa. (*)
| Sempat Protes Tak Dapat Bantuan Beras, 2 Warga Tananahu Maluku Tengah Kini Minta Maaf |
|
|---|
| Peringati Haornas, 418 Peserta Ikuti Fun Run 10 KM di Maluku Tengah |
|
|---|
| Masuk Ranperda Prioritas, RPJMD Maluku Tengah tak Kunjung Diketok |
|
|---|
| Diduga Cabuli Anak Tiri, Polisi Amankan Oknum Kepsek di Seram Utara |
|
|---|
| 8 Negeri di Malteng Pengajuan Akta Notaris Koperasi Desa Merah Putih ke Kemenkumham |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/RSUD-Banda.jpg)