Maluku Hari ini

Nilai Impor Maluku Meningkat 36,79 Persen pada Maret 2025, Sektor Migas Peran Utama

BPS rilis Impor Maluku pada Maret 2025 sebesar US$ 32,60 juta. Nilai tersebut meningkat sekitar 36,79 persen dari Februari 2025.

Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Istimewa
IMPOR MALUKU - Badan Pusat Statistik mencatat, Nilai Impor Maluku meningkat dan hanya melalui Pelabuhan Yos Sudarso Ambon pada Maret 2025. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Impor Maluku pada Maret 2025 sebesar US$ 32,60 juta. 

Nilai tersebut meningkat  sekitar 36,79 persen dari Februari 2025 dengan nilai US$ 23,83 juta.

Secara kumulatif nilai impor Januari hingga Maret 2025 senilai US$ 86,55 juta atau mengalami penurunan sekitar 20,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 dengan nilai US$ 109,35 juta.

“Impor Menurut Sektor Nilai CIF (Cost Insurance Freight) impor Maluku Maret 2025 sebesar US$ 32,60 juta atau mengalami peningkatan sebesar 36,79 persen jika dibandingkan dengan nilai impor.

Baca juga: Kumpulan Bukti Korupsi Anggaran Rp 3 Miliar di MTs. Negeri Ambon, Sejumlah Saksi Digarap Jaksa

Baca juga: UPDATE! Jadwal KM Labobar untuk 13 Mei - 10 Juni 2025: Rute Fak Fak, Kaimana, Dobo, Banda, Ambon

Februari 2025,” kata Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, dalam peluncuran Berita Resmi Statistik (BRS) pada Mei 2025. 

Dijelaskan bahwa Maret 2025, impor di Provinsi Maluku berasal dari sektor migas, dengan nilai peningkatan sebesar 37,38 persen dibanding Februari 2025. 

Sementara impor non migas mengalami penurunan mencapai 100,00 persen.

Sedangkan secara rata-rata sejak Januari hingga Maret 2025, komoditas yang diimpor adalah komoditi migas berupa bahan bakar mineral senilai US$ 85,88 juta, dan komoditas nonmigas senilai US$ 0,67 juta dalam bentuk plastik lembaran dan kemasan, kotak/kemasan dari karton, barang tekstil lainnya dan mesin

untuk keperluan umum.

Negara asal impor Maluku pada Maret 2025 hanya berasal dari kawasan anggota Asean, yakni Singapura senilai US$ 32,60 juta.

Untuk periode Januari sampai dengan Maret 2025, lebih didominasi oleh negara anggota Asean mencapai 99,22 persen. 

Kondisi ini ditopang oleh negara Singapura 76,07 persen dan Malaysia 23,15 persen.

“Total impor dari negara anggota ASEAN senilai US$ 85,88 juta, turun sekitar 21,16 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 senilai US$ 108,93 juta,” lanjutnya. 

Selain dari negara anggota ASEAN, impor Maluku juga berasal dari negara Asia lainnya yaitu Tiongkok dengan kontribusi sekitar 0,78 persen terhadap total impor di Maluku.

Diketahui, „impor pada Maret 2025 hanya melalui Pelabuhan Yos Sudarso di Ambon.

Impor melalui pelabuhan dimaksud mengalami kenaikan sebesar 37,38 persen dari US$ 23,73 juta di Februari 2025 menjadi US$ 32,60 juta pada Maret 2025.

Disisi lain, Pelabuhan Wahai mengalami penurunan mencapai 100,00 persen. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved