SBT Hari Ini

Naketrans SBT Bakal Gandeng BPVP Ambon tuk Buka Pelatihan Ketenagakerjaan 

Kerjasama tersebut ditargetkan untuk membuka pelatihan-pelatihan menyangkut ketenagakerjaan sesuai bidang tugasnya.

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Istimewa
MOCHTAR RUMADAN - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Naketrans) kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Mochtar Rumadan, saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Jumat (2/5/2025). 

Laporan Wartawan Tribunammbon.com, Haliyudin Ulima 

BULA, TRIBUNAMBON.COM - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Naketrans) kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) tengah membangun kerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Ambon.

Kerjasama tersebut ditargetkan untuk membuka pelatihan ketenagakerjaan sesuai bidang tugasnya.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Naketrans SBT, Mochtar Rumadan saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya,  Jumat (02/05/2025).

“Kami mencoba berbagai hal yang menjadi tugas dan fungsi dinas tenaga kerja, salah satunya adalah menjajaki kerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas,” ujarnya.

Kata dia, langkah tersebut diambil untuk menciptakan kemampuan pencari kerja sesuai bidang.

Hal itu sesuai dengan misi gerak cepat bupati Fachri Husni Alkatiri dan wakilnya Muhammad Miftah Thoha Rumarey Wattimena, yang berambisi untuk memperbaiki ekonomi daerah saat ini. 

“Sesuai misi gerak cepat pemda saat ini, maka kami mencoba bergerak cepat memastikan peluang-peluang yang ada di semua tempat kaitannya dengan ketenagakerjaan,” kata Mochtar.

Baca juga: Baru Setahun Diresmikan, Puskesmas Wain di Maluku Tenggara Raih Penghargaan Pelayanan CKG Terbaik 

Baca juga: Sebuah Rumah di Hitu Ludes Terbakar, Uang Pensiun Rp. 71 Juta, Emas, Hingga Surat Penting Hangus 

Lebih lanjut ditegaskan, selain kemampuan, para peserta pelatihan juga dibekali dengan sertifikat ketenagakerjaan sebagai legitimasi untuk melamar pekerjaan atau bahkan mendirikan usaha sendiri.

“Bagi warga SBT yang ikut pelatihan itu akan mendapatkan sertifikat untuk bisa menjadi patokan kepada mereka secara mandiri dapat bekerja,” jelasnya.

Kata dia, dia sejauh ini pihaknya belum mendapatkan kesepakatan kerjasama yang pasti.

Namun, dengan hanya bermodalkan komunikasi baik dengan pihak Balai di tahun 2024 kemarin, pihaknya mampu mengirim sebanyak 30 orang untuk mengikuti pelatihan di bidang otomotif dan Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK).

“Selama ini belum ada kerjasama, cuma biasanya kalau ada kuota maka kita berkomunikasi dengan berbagai macam pendekatan, tapi kalau kita kerjasama maka sudah pasti setiap tahun ada kuota untuk kita,” lanjutnya.

Ia mengaku, sangat penting dilakukan kerjasama dengan BPVP Ambon, guna menghasilkan talenta berbakat di tahun-tahun yang akan datang.

“Setelah penjajakan ini berhasil dilakukan, maka pemerintahan daerah secara resmi akan melakukan kerjasama dengan BPVP melalui MOU yang ditandatangani oleh Bupati dengan Balai," tutupnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved