Sabtu, 18 April 2026

Info Daerah

Peduli Sampah Plastik, Trash Hero Pulau Kei Clean Up Taman Watdek 

Aksi Clean Up yang dilaksanakan pada Minggu (27/4/2025) dipusatkan di Taman Watdek atau yang lebih familiar dikenal dengan "I LOVE KEI".

Istimewa
TRASH HERO : Akasi Clean Up yang digelar oleh Trash Hero Pulau Kei yang menyasar Taman Watdek di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Minggu (27/4/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Wujud kepedulian terhadap lingkungan, komunitas Trash Hero Pulau Kei di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), menggelar aksi clean up (Pembersihan).

Aksi Clean Up yang dilaksanakan pada Minggu (27/4/2025) dipusatkan di Taman Watdek atau yang lebih familiar dikenal dengan "I LOVE KEI".

Kegiatan ini dilatarbelakangi keprihatinan, akibat ulah masyarakat yang membuang sampah sembarangan atau tidak pada tempatnya.

Dengan membawa kantong plastik yang disediakan oleh koordinator aksi clean up, mereka menyisir area depan taman Watdek secara keseluruhan. Dan memungut sampah plastik yang dibuang pengunjung begitu saja.

Setelah kantong mereka penuh, sampah tersebut kemudian dikumpulkan menjadi satu agar mudah terlihat sekaligus terangkat oleh petugas di keesokan harinya.

Baca juga: Rutin Bayar Retribusi, Pedagang Pasar Bula Ngeluh Tak Diperhatikan Pemerintah SBTPemerintah SBT

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni JAKARTA - SORONG: Terjadwal 7 dan 11 Mei 2025, Tarif Mulai Rp 1 Jutaan

Ketua Trash Hero Pulau Kei Oppie Rahajaan, saat diwawancarai TribunAmbon.com mengatakan, ini merupakan aksi yang telah ke-97 kali oleh komunitas ini.

"Untuk kegiatan hari ini memang sudah direncanakan beberapa waktu lalu, aksinya sendiri di ikuti oleh sembilan relawan trash hero," ujarnya.

Uniknya, lanjut Opie, ada dua warga negara asing dari Australia yang meminta ikut dalam aksi ini setelah mendengar informasi yang disebarluaskan.

"Walaupun lokasi taman Watdek ini kecil, namun sampah yang dikumpulkan lumayan banyak, terdiri dari sembilan kantong dan didominasi oleh sampah plastik yakni gelas dan botol bekas air mineral," jelasnya.

Dirinya juga mengajak masyarakat agar lebih melek sampah, menjaga lingkungan agar pulau Kei terbebas dari sampah plastik.

"Kami rindu pulau ini bebas dari sampah plastik, dan masyarakat diharapkan agar lebih sadar untuk membuang sampah pada tempatnya," pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved