Pemkab Malteng

Pegawai Pemkab Maluku Tengah Kerja Bakti, Bersih-Bersih Kantor hingga Jalanan

Seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah melaksanakan kerja bakti pada Jumat (11/4/2025).

Silmi Sirati Suailo
BERSIHKAN RUMPUT LIAR - Sejumlah Pegawai lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah membersihkan rumput liar di Trotoar Jalan Protokol Masohi, Jumat (11/4/2025) 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM – Sesuai arahan Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah melaksanakan kerja bakti pada Jumat (11/4/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai, baik aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga honorer.

Sebelum melaksanakan kerja bakti, seluruh pegawai mengikuti rangkaian apel pagi yang dipimpin oleh Bupati.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi sekitar pukul 09.15 WIT, para pegawai berkumpul di halaman Kantor Bupati Maluku Tengah, kemudian berpencar ke pos-pos yang akan dibersihkan.

Pembersihan dilakukan mulai dari Kantor Bupati Maluku Tengah, kantor-kantor instansi OPD Pemda, hingga menyisir Jalan Protokol yang berhadapan langsung dengan Baileo Ir. Soekarno.

Baca juga: ‎Pemda Maluku Tengah Hadirkan Solusi Pendidikan untuk Pelajar Terdampak Konflik di Seram Utara

Baca juga: Bak Rossi, Bodewin Wattimena Naik Kawasaki Ninja 250 CC ke Kantor di Momen Jumat Tanpa Mobil Dinas

Para pegawai membersihkan rumput liar yang tumbuh di sekitar gedung dan langsung membakarnya.

Sebelumnya, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, dalam arahannya mengatakan bahwa kerja bakti merupakan wujud nyata kontribusi semua pihak terhadap upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

“Terkait penataan lingkungan dan kebersihan kota. Hari ini, seluruh ASN melaksanakan kerja bakti secara serentak pada titik-titik yang telah ditentukan,” ujar Bupati.

Tentu, kata dia, ini adalah wujud nyata kontribusi pemerintah terhadap upaya menciptakan lingkungan yang bersih.

“Kota yang bersih adalah cermin dari pemerintahan yang tertata dan aparatur yang peduli,” tukas Zulkarnain.

Selain berpesan soal penataan lingkungan, Bupati juga menegaskan kembali ihwal disiplin pegawai.

Menurutnya, disiplin adalah harga mati bagi seorang aparatur.

Disiplin bukan hanya soal jam masuk dan jam pulang kantor, tetapi juga kedisiplinan dalam berkinerja, menyelesaikan tugas tepat waktu, serta menjaga etika.

“Dan yang paling penting, disiplin dalam penggunaan anggaran. Setiap rupiah uang rakyat harus kita kelola secara transparan, akuntabel, dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved