Kamis, 23 April 2026

Info Daerah

Penanganan Sampah Lambat, DPRD Maluku Tenggara Soroti Kinerja Dinas Lingkungan Hidup

"Jujur saja bahwa anggaran kemarin (2024) di DLH sebanyak Rp 7 Miliar dibagi belanja pegawai namun sampah tidak kunjung terangkut," kesalnya Adolf.

Istimewa
DPRD MALRA : Anggota DPRD Malra Adolf Teniwut menyoroti anggaran 7 Miliar DLH Malra, Rabu (9/4/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM –  Persoalan tumpukan sampah pada kawasan Langgur hingga Watdek yang lambat diangkut mendapat sorotan dari DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Anggota DPRD Malra Adolf Markus Teniwut mengungkapkan cukup bingung dengan kerja dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Pasalnya anggaran untuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sendiri di tahun 2024 sebesar Rp 7 Miliar.

Namun sampah menumpuk satu pekan tanpa ada solusi.

Baca juga: Peresmian Pastori Jemaat GPM Yafila Klasis GPM Masohi, Ini Pesan Pemda Maluku Tengah

Baca juga: Penertiban Terminal Mardika Ambon, Bodewin: Pedagang yang Melawan Dicabut Kartu Dagang

"Jujur saja bahwa anggaran kemarin (2024) di DLH sebanyak Rp 7 Miliar dibagi belanja pegawai namun sampah tidak kunjung terangkut," kesalnya, Rabu (9/4/2025).

Teniwut tegaskan, jika berkilah tidak ada anggaran, apakah harus perlu DPRD sumbang anggaran lagi.

Teniwut juga heran tumpukan sampah masih ada hingga hari besar umat muslim.

"Di kawasan saudara kita yang berlebaran tumpukan sampah dan bau menyengat itu luar biasa, kini sampah malah menumpuk di semua kawasan, kami minta segera dibereskan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, tumpukan sampah menggunung dari arahan Langgur hingga Watdek memicu protes keras warga.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved