Bentrok di Serut
Pasca Bentrok Seram Utara, BPBD Maluku Tengah Distribusi Bantuan Sosial
Bantuan tersebut berupa paket tenda, terpal, serta sejumlah paket makanan siap saji yang diberikan kepada masyarakat penyintas korban bentrok di Nege
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Pasca bentrok di Seram Utara Maluku Tengah, Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) distribusi bantuan sosial.
Bantuan tersebut berupa paket tenda, terpal, serta sejumlah paket makanan siap saji yang diberikan kepada masyarakat penyintas korban bentrok di Negeri Masihulan.
Informasi yang dihimpun TribunAmbon.com, Jumat (4/4/2025), sebanyak 69 rumah terbakar menyebabkan 82 kepala keluarga (KK) harus mengungsi di gereja dan rumah warga di Negeri Masihulan, Maluku Tengah.
Kepala BPBD Maluku Tengah, Nova Anakotta menjelaskan bantuan disalurkan Wakil Bupati Maluku Tengah Mario Lawalata mencakup beras, makanan balita, tikar, peralatan tidur, perlengkapan dapur, tenda, dan terpal. Bantuan tiba di lokasi sekitar pukul 01.00 WIT dan langsung disalurkan kepada warga.
Baca juga: Kunjungi Warga Terdampak Banjir, Daud Rumakabis: Harus Bangun Talud
Baca juga: Kapolsek Nusaniwe Imbau Jaga Kondusifitas di Tengah Isu Bentrok Antar Warga di Maluku
Selain itu BPBD dan Dinsos, juga membangun tenda untuk warga terdampak yang saat ini sementara mengungsi di Gedung Gereja Hapare Holoi, Jemaat Masihulan.
Menurut Anakotta selain bantuan Pemda, bantuan yang sama juga juga disalurkan dan berbagai kalangan antara lain Klasis Masohi, anggota DPRD Malteng Dapil Seram Utara dan sejumlah pihak.
Saat ini aparat TNI dan Polri bersama masyarakat setempat telah mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum untuk melayani para pengungsi.
Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat turut mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi provokatif. Pemerintah daerah berkomitmen memantau perkembangan situasi dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, bersama Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan dan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, mengunjungi lokasi bentrok untuk menenangkan warga. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.