Info Daerah
Spesial Hari Ulang Tahun Warga, Bupati Maluku Tenggara Launching Cek Kesehatan Gratis
Cek kesehatan gratis ini serentak dilakukan di beberapa Puskesmas yang akan dipantau langsung Bupati Thaher melalui video conference.
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
TUAL, TRIBUNAMBON.COM - Bupati Maluku Tenggara (Malra), Muhammad Thaher Hanubun launching cek kesehatan gratis (CKG) bagi warga yang berulang tahun.
Cek kesehatan gratis ini serentak dilakukan di beberapa Puskesmas yang akan dipantau langsung Bupati Thaher melalui video conference.
Launching tes kesehatan gratis hari ulang tahun ini digelar di Puskesmas Kolser, Kecamatan Kei Kecil, Kamis (20/3/2025).
Pantauan TribunAmbon.com, Bupati Thaher tiba di lokasi tepat pukul 09:25 WIT, didampingi Forkopimda.
Bupati Thaher lantas disambut Kepala Dinas Kesehatan Malra Muhsin Rahayaan, dan jajaran dengan pengalungan syal berwarna merah.
Nampak kurang lebih 30 masyarakat yang telah terdaftar secara online mengikui CKG ini.
Baca juga: Tertangkap Bawa Sabu, Pemuda Batu Meja - Ambon Diamankan Polisi
Baca juga: Kejari Tual Tegaskan Komitmen Tuntaskan Dugaan Tipikor Landmark Kota Langgur
"Hari ini Kita melaksanakan dua agenda kegiatan penting sekaligus yakni CKG dan Integrasi Layanan Primer (ILP)," ujar, Thaher.
Menurutnya, selain CKG, Program lain yang segera akan dilaksanakan adalah Makan Siang Bergizi Gratis (MBG), juga upaya penurunan kasus TBC 50 persen dalam 5 Tahun, serta Pembangunan Rumah Sakit lengkap berkualitas di Malra.
"Misi Asta Cita bapak Presiden dan Wakil Presiden ini tentunya akan diselaraskan dengan Visi dan Misi dan Program Prioritas Kami selaku Bupati/Wakil Bupati Terpilih 2025-2030," ungkapnya.
CKG yang dilaksanakan saat ini, lanjut Thaher dirancang pemerintah, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan.
"Program ini memanfaatkan momentum ulang tahun, sebagai pengingat bagi individu, untuk melakukan deteksi dini terhadap berbagai kondisi kesehatan yang berpotensi berkembang," cetusnya.
"Pemkab akan gencar melaksanakan program ini secara luas, karena persepsi masyarakat saat ini, kalau sakit baru mau ke Puskesmas, padahal deteksi dini dan antisipasi penyakit menjadi penyakit serius," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Bupati-Kesehatan.jpg)