Kamis, 23 April 2026

Bentrok Antar Warga

Soroti Bentrok di Malra, Ketua DPRD Maluku Desak Kapolda Ambil Alih Penanganan

Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun mendesak Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan mengambil alih penanganan bentrok di Malra.

TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
BENTROK DI MALRA -- Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun saat diwawancarai di Gedung DPRD Maluku, Kamis (6/3/2025). Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun mendesak Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan mengambil alih penanganan bentrok di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun mendesak Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan mengambil alih penanganan bentrok di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Desakan tersebut dikemukakan menyusul bentrokan dengan skala besar yang kembali pecah pada Minggu (16/3/2025) terjadi sekitar pukul 01:10 WIT di Landmark Kota Langgur yang mengakibatkan 14 orang luka-luka dan 2 meninggal dunia.

"Saya meminta Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan segera mengambil alih situasi di Malra," tegas Watubuns saat dikonfirmasi TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Minggu (16/3/2025).

Menurutnya, ini bukan baru sekali terjadi tapi berulang kali.

Baca juga: Bentrok Antar Pemuda Kembali Terjadi, Ketua DPRD Maluku Tenggara Minta Jangan Terprovokasi 

Baca juga: Bentrok Kembali Pecah, Masyarakat Maluku Tenggara Diminta Jaga Falsafah Ain Ni Ain 

"Kami sangat prihatin dan menyesalkan situasi yang terjadi di hari ini, dan saya minta Kapolda Maluku segera mengevaluasi kinerja Kapolres Malra AKBP Frans Duma dan jajaran," pintanya.

Ia menyoroti kinerja Kapolres Malra.

Bahkan tak tanggung-tanggung, ia meminta Kapolres diganti jika tak mampu atasi persoalan tersebut.

"Ganti saja Kapolres jika tak mampu," tambahnya.

"Saya lihat masalah ini seperti berulang-ulang, koordinasi itu penting, masa pemetaan terhadap akar masalah tidak mampu ditemukan," kesalnya.

Dirinya menambahkan, sweeping terhadap sajam juga tidak ada, ini prematur dalam penanganan.

"Saya sudah meminta Komisi I DPRD Maluku segera menindaklanjuti permasalahan ini, kita mendatangi Polda Maluku untuk meminta perhatian serius dari Kapolda untuk masalah ini," cetusnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved