Bentrok di Maluku Tenggara
Bentrok Antar Pemuda Kembali Terjadi, Ketua DPRD Maluku Tenggara Minta Jangan Terprovokasi
Warga Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Maluku, diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan bentrokan yang terjadi antara dua kelompok pemuda.
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Warga Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Maluku, diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan bentrokan yang terjadi antara dua kelompok pemuda pada Minggu (16/3/2025) dini hari.
Permintaan tersebut dikemukakan, Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Stepanus Layanan, Minggu (16/3/2025).
"Kepada seluruh masyarakat Malra saya minta jangan mudah terprovokasi,"; ucapnya, saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Menurutnya, saat ini situasi telah kondusif masyarakat diharapkan menjaga situasi Kamtibmas.
"Serahkan semua penanganannya kepada pihak kepolisian diharapkan masyarakat dapat menahan diri," ucap, Layanan.
Layanan juga meminta orang tua aktif dalam memantau aktivitas anak-anak di malam hari.
"Sekali lagi saya meminta kerjasama dari para orang tua agar aktif memantau aktivitas anak-anak, karena latar belakang masalah dipicu saling ejek oleh anak usia sekolah," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Bentrok antar sekelompok pemuda terjadi di kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Minggu (16/3/2025) dini hari. Peristiwa ini menyebabkan 19 orang warga dan anggota Polres Malra terluka.
Korban terluka dari warga berjumlah 7 orang. 2 diantaranya meninggal dunia. Sementara korban dari anggota Polres Malra berjumlah 9 orang.
Umumnya, para korban mengalami luka-luka akibat terkena tembakan senapan angin, anak panah dan parang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Ketua-DPRD-Malra-Stepanus-Layanan-paripurna-pidato-perdana-gub.jpg)