Kebakaran di Masohi

Kerugian Akibat Kebakaran di Kantor Perumdam Tirta Nusa Ina Maluku Tengah Capai Rp 1 Miliar Lebih

Berdasarkan perhitungan sementara, Perumdam Tirta Nusa Ina alami kerugian sebesar Rp1 miliar lebih akibat kebakaran di Kantor PDAM.

Silmi Sirati Suailo
KEBAKARAN PDAM MASOHI - Insiden kebakaran yang terjadi di PDAM Maluku Tengah di Kelurahan Namaelo, Masohi, Selasa (4/3/2025) siang. Direktur Perumdam Tirta Nusa Ina Calvin Tahamata mengatakan Perumdam Tirta Nusa Ina alami kerugian sebesar Rp1 miliar. 

Laporan Jurnalis TribunAmbon. Silmi Sirati Suailo

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM -  Kebakaran Kantor Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Nusa di jalan R. A Kartini Kota Masohi 4 Maret lalu menyisahkan kerugian bagi perusahan milik daerah Maluku Tengah tersebut. 

Berdasarkan perhitungan sementara dari pihak manajemen terungkap, Perumdam Tirta Nusa Ina alami kerugian sebesar Rp1 miliar lebih. 

Hal itu disampaikan Direktur Perumdam Tirta Nusa Ina Calvin Tahamata di Masohi, Kamis (6/3/ 2025).

"Data sementara yang sudah diinventarisir baik itu aset-aset yang ada  termasuk surat surat berharga kita semua file itu terbakar. Untuk sementara waktu (kerugian) itu ditaksir sekitar Rp1.044.163.478," jelas Calvin Tahamata. 

Baca juga: 2 Hari Pasca Kebakaran, PDAM Maluku Tengah Sudah Buka Pelayanan

Baca juga: Kantor PDAM Maluku Tengah Hangus Terbakar, Semua Dokumen Penting Ludes

Tahamata menyebut untungnya hanya kantor utama Perumdam Tirta Nusa Ina yang terbakar, tidak termasuk kantor pelayanan.

Selain itu, data-data laporan keuangan sudah ter-backup karena setiap tahun ada audit oleh Kantor Akuntan Publik. 

"Termasuk (fisik) laporan keuangan, tapi laporan keuangan kita punya data backup karena itu sudah disampaikan ke kantor akuntan publik untuk audit tahunan," tandasnya. 

Sementara itu terkait dengan pelayanan perusahaan baru pulih di hari ini pasca kebakaran Rabu kemarin.

"Ruang pelayanan beruntung terpisah dari kantor untama sehingga pasca kebakaran pelayanan sudah normal kembali hari ini.  Kemarin usai kebakaran kami dari tim teknis sudah berupaya perbaiki jaringan (Listrik dan internet) semalam sudah on dan kami hari ini sudah melakukan pelayanan," jelas Calvin menambahkan. 

Calvin menyebut peristiwa kebakaran itu merupakan musibah bagi manajemen perusahaan yang dipimpinnya.

Terkait dengan sebab kebakaran pihaknya menyerahkan kepada pihak berwajib.

"Kami serahkan ke pihak kepolisian untuk mengungkap sebab kebakaran ini," tutupnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved