Kamis, 4 Juni 2026

Alkes Dijual

Polisi Lidik Penjualan Alkes RSUD Masohi ke Besi Tua

Kepolisian mulai penyelidikan penjualan alat kesehatan (Alkes) RSUD Masohi ke penampungan besi tua.

Tayang:
Silmi Sirati Suailo
ALKES RSUD MASOHI - Kasi Humas Polres Maluku Tengah, Iptu Anton Kolauw saat diwawancarai beberapa waktu lalu di Masohi. Kasi Humas Polres Malteng, Iptu Anton Kolauw mengatakan polisi mulai lidik penjualan alkes RSUD Masohi ke Besti Tua. 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM – Kepolisian mulai penyelidikan penjualan alat kesehatan (Alkes) RSUD Masohi ke penampungan besi tua.

Penyidikan itu dibenarkan Kasi Humas Polres Malteng, Iptu Anton Kolauw, Minggu (2/3/2025) kemarin.

“Iya, betul. masih dalam penyelidikan,” kata Iptu Anton Kolauw.

Hal yang sama juga disampaikan Kasat Reskrim Polres Malteng, AKP Rendie Rienaldy.

Rendie mengatakan, laporan telah diterima dan akan dikembangkan lebih lanjutan.

Baca juga: Alkes RSUD Masohi Dijual ke Penampungan Besi Tua, Direktur Mengaku Tak Tahu 

Baca juga: Diduga Oknum Pegawai RSUD Masohi Jual Alkes ke Penampungan Besi Tua

"Laporan sudah masuk, saat ini penangan perkara dalam rangka penyidikan. Perkembangan lanjutan nanti lewat humas, ya," ucap Rendie via pesan singkat WhatsApp, Sabtu pekan lalu.

Diberitakan sebelumnya, diduga oknum pegawai RSUD Masohi menjual alat kesehatan (alkes) rumah sakit ke penampungan besi tua.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, Jumat (28/2/2025), terdapat tiga beside locker (lemari), lima tabung oksigen, dan tiga hospital bed yang sudah ditampung di tempat besi tua.

Lokasinya tepat berada di Desa Haruru Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), depan Lapas Masohi.

Fatalnya, beside locker yang dijual bertuliskan APBD DAK 2019 RSUD Masohi.

Dari informasi yang diterima, dua oknum pegawai RSUD Masohi mengangkut barang-barang tersebut menggunakan ambulance, Kamis (27/2/2025) tepat pukul 01.38 WIT dini hari.

"Katanya dijual untuk harga rokok karena belum dapat gaji, yang datang dua oknum pegawai RSUD," ujar salah satu karyawan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved