Kamis, 4 Juni 2026

Alkes Dijual

Diduga Oknum Pegawai RSUD Masohi Jual Alkes ke Penampungan Besi Tua

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, Jumat (28/2/2025), terdapat tiga beside locker (lemari), lima tabung oksigen,

Tayang:
TribunAmbon.com/ Silmi Suailo
ALKES RSUD MASOHI - Alat kesehatan RSUD Masohi yang tertampung di tempat besi tua, Desa Haruru Kecamatan Amahai Malteng, Jumat (28/2/2025). 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Diduga oknum pegawai RSUD Masohi menjual alat kesehatan (alkes) rumah sakit ke penampungan besi tua.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, Jumat (28/2/2025), terdapat tiga beside locker (lemari), lima tabung oksigen, dan tiga hospital bed yang sudah ditampung di tempat besi tua.

Lokasinya tepat berada di Desa Haruru Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), depan Lapas Masohi.

Fatalnya, beside locker yang dijual bertuliskan APBD DAK 2019 RSUD Masohi. 

Baca juga: Tim Inafis Polda Maluku Selidiki Penyebab Kebakaran Kantor KPU Buru

Baca juga: Menteri Agama Minta Umat Islam Jalankan Ibadah Ramadan Penuh Khusyuk

Dari informasi yang diterima, dua oknum pegawai RSUD Masohi mengangkut barang-barang tersebut menggunakan ambulance, Kamis (27/2/2025) tepat pukul 01.38 WIT dini hari. 

"Katanya dijual untuk harga rokok karena belum dapat gaji, yang datang dua oknum pegawai RSUD," ujar salah satu karyawan.

Kata dia, pagi hari ketika terbangun barang tersebut sudah ada di tempat penampungan. 

"Kalau memang mau ambil ulang, suruh mereka bawa pulang uang dulu baru bisa diambil," ucapnya. 

Diperkirakan berat alkes tersebut mencapai ratusan kilogram. Penampungan besi tua membeli Rp. 3 ribu per kilonya.

Sementara itu, Direktur RSUD Masohi yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan hingga berita ini disiarkan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved