Jumat, 15 Mei 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Pj Ketua TP PKK Malra Minta Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah

Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Malra Rina Huwae meminta warga untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah, dengan menanam berbagai macam tanaman bermanfaat

Tayang:
Megarivera Renyaan
Pj TP PKK Malra Rina Huwae saat memberikan bantuan kepada balita stunting, Jumat (24/1/2025) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Malra Rina Huwae meminta warga untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah, dengan menanam berbagai macam tanaman bermanfaat.

Permintaan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Balita Stunting dan Balita Gizi Kurang di Ohoi Wain, Kecamatan Kei Kecil Timur, Jumat (24/1/2025).

Menurutnya, dengan mengisi pekarangan rumah dengan berbagai jenis tanaman, sangat mendukung pemenuhan gizi keluarga. Selain itu, juga mendorong peningkatan ekonomi keluarga.

"Kalau ada anak-anak yang perut sakit, harus ada daun jarak, jahe untuk pengobatan. Jadi pekarangan harus diisi dengan tanaman-tanaman yang penting, termasuk untuk obat-obatan," ujar Huwae memberi contoh.

Baca juga: Tahun Ini, Pemdes Wain Maluku Tenggara Targetkan Zero Stunting 

Baca juga: Pemkab Malra Gelar Ekspos LAKIP, Lima Pimpinan OPD Mangkir

Isteri Pj. Bupati Malra itu juga mengajak masyarakat, khususnya ibu-ibu agar lebih kreatif dalam memilih, menentukan, menyusun, dan menciptakan menu makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal.

Pangan lokal tersebut bisa dijangkau dengan muda dan murah apabila juga ditanam di pekarangan rumah.

"Makanan lokal lebih enak. Jangan sampai ke kota lalu lihat ada ayam kentucky, pilih kentucky. Padahal tidak bergizi," ujar Huwae.

Baginya, pemenuhan gizi keluarga sangat penting, sebab status gizi yang baik merupakan faktor penentu untuk keberhasilan pembangunan sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

Dirinya pun mengajak masyarakat untuk memperhatikan pemenuhan gizi ibu hamil dan balita.

Sebab, keduanya termasuk kelompok rawan gizi yang perlu mendapat perhatian khusus.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved