Kamis, 4 Juni 2026

Puting Beliung di Malra

Bencana di Debut, DPRD Malra Rekomendasikan Pemkab Keluarkan SK KLB

Ketua Komisi III DPRD Malra Albert Efruan, memastikan bakal memberikan rekomendasi ke Pemkab untuk mengeluarkan Surat Keputusan Kejadian Luar Biasa.

Tayang:
Megarivera Renyaan
Ketua Komisi III DPRD Malra, Albert Efruan saat diwawancarai awak media, Rabu (18/12/2024). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Albert Efruan, memastikan bakal memberikan rekomendasi ke Pemkab untuk mengeluarkan Surat Keputusan, Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap bencana angin puting beliung di Kecamatan Manyeuw.

Kepastian tersebut dikemukakan, usai Komisi III DPRD Malra bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), meninjau langsung lokasi terdampak bencana di Ohoi (Desa) Manyeuw dan Rumadian.

"Pasca tinjauan ini, kita akan berada dalam rapat bersama dengan OPD, teknis yakni BPBD, Dinsos, Perkim dan Badan Keuangan Pemkab Malra," ucapnya, Rabu (18/12/2024).

Menurutnya, setelah rapat setidaknya ada rekomendasi yang nanti bisa diberikan ke Pj Bupati Malra, untuk mengeluarkan SK KLB.

Baca juga: Komisi III DPRD Malra dan OPD Tinjau Warga Terdampak Angin Puting Beliung di Ohoi Debut

Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang  Puluhan Rumah di Ohoi  Debut Maluku Tenggara

"Penetapan SK KLB ini sebagai dasar agar pembiayaan bisa dilakukan, karena rerata OPD yang hadir menyatakan bahwa pembiayaan sudah tidak ada, karena kejadian ini bertepatan pada dengan tahun anggaran," ungkapnya.

Namun, lanjutnya, dapat dipahami juga dalam setiap penganggaran ada biaya tak terduga.

"Untuk itu, kami akan segera rapat dengan bagian keuangan Pemkab Malra untuk mengetahui ada berapa biaya tak terduga di kas daerah," cetusnya.

Dirinya juga menambahkan, DPRD Malra berharap dengan kehadiran OPD terkait sejak kemarin dapat membedah data jumlah dan kerusakan warga terdampak bencana.

"Pasalnya ada masyarakat mampu dan tidak mampu secara ekonomi yang terkena bencana ini," pungkasnya.

Nampak salah satu rumah yang diterjang angin Puting Beliung di Debut, Malra, Selasa (17/12/2024).
Nampak salah satu rumah yang diterjang angin Puting Beliung di Debut, Malra, Selasa (17/12/2024). (Megarivera Renyaan)

Diberitakan sebelumnya, Angin puting beliung menerjang pesisir pantai, Ohoi (Desa) Debut dan Rumadian Kecamatan Manyeuw, Malra, pada Selasa (17/12/2024) dini hari.

Hembusan angin kencang disertai hujan lebat menghancurkan puluhan atap rumah dan menumbangkan banyak pohon.

Akses listrik, telekomunikasi dan internet untuk sementara lumpuh total, imbas dari tumbangnya pohon besar menghantam kabel-kabel hingga putus.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved