Kamis, 4 Juni 2026

Maluku Terkini

Angin Puting Beliung Terjang  Puluhan Rumah di Ohoi  Debut Maluku Tenggara

Angin puting beliung menerjang pesisir pantai, Ohoi (Desa) Debut, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara

Tayang:
Megarivera Renyaan
Nampak salah satu rumah yang diterjang angin Puting Beliung di Debut, Malra, Selasa (17/12/2024). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Angin puting beliung menerjang pesisir pantai, Ohoi (Desa) Debut, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Provinsi Maluku, Selasa (17/12/2024) dini hari.

Hembusan angin kencang disertai hujan lebat menghancurkan puluhan atap rumah dan menumbangkan banyak pohon.

Akses listrik, telekomunikasi dan Internet untuk sementara lumpuh total, imbas dari tumbangnya pohon besar menghantam kabel-kabel hingga putus.

Pantauan TribunAmbon.com, nampak angin puting beliung menerbangkan atap-atap rumah dan merusak bagian-bagian lainnya.

Bahkan ada satu rumah letaknya tidak jauh dari pantai, harus kehilangan keseluruhan atap rumahnya.

Oskar Yamlean (58) salah satu warga terdampak angin Puting Beliung mengatakan, kejadian tersebut sekiranya terjadi pada pukul 05:00 wit.

"Kejadiannya terjadi subuh, pada saat itu di dalam rumah ada 5 orang sontak bangun dan berdiri,
karena panik," ujarnya.

Menurutnya penghuni rumah juga belum tahu jika bagian atap sudah tidak ada, karena memang situasinya gelap gulita.

"Saat hujan turun kami kaget basah, pas disenter baru  sadar atapnya sudah terbang, kami lantas lari keluar,  padahal rumah ini baru satu tahun ditempat," ungkapnya.

Dirinya menuturkan, baru tahun ini angin puting beliung sekuat ini, hingga menghancurkan puluhan rumah warga.

"Kalau bisa pemerintah bantu sedikit, kami korban bencana yang mau memasuki perayaan Natal, anak-anak kami juga masih kuliah di rantau," pungkasnya.

Untuk diketahui, beberapa jam pasca kejadian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Malra sudah ada di lokasi untuk melakukan pendataan kerusakan rumah warga.

Hingga saat ini, terdata sekitar 60 rumah warga rusak variatif sedang dan berat tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved