Maluku Terkini
Desa di Kei Besar Maluku Sudah Terima Dana Desa Tahap Kedua, Total Keseluruhan Hampir 40 Miliar
Desa di Kei Besar, Maluku Tenggara, telah menerima tahap kedua Dana Desa (DD) dari sumber APBN 2024.
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Desa di Kei Besar, Maluku Tenggara, telah menerima tahap kedua Dana Desa (DD) dari sumber APBN 2024.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perlindungan Perempuan dan Anak (PMD-PPA) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menyalurkannya langsung di Kecamatan Kei Besar.
Penyaluran tersebut sekaligus memotong rentan kendali jarak tempuh yang cukup jauh yang harusnya dilakukan di Ibukota Kabupaten Malra, Langgur.
Terlihat pada Senin (16/12/2024), satu brankas uang dikawal ketat petugas kepolisian, didampingi Dinas PMD-PPA, juga jajaran Bank BRI dan BPDM.
Brankas tersebut lalu diangkut menuju Elat, Kecamatan Kei Besar menggunakan kapal cepat MV. Samudera Jaya 6 dari Pelabuhan Watdek menuju Elat.
Tiba di Elat, Dinas PMD-PPA dan rombongan singgah sebentar di Kantor Camat Kei Besar. Selanjutnya langsung melakukan proses pencairan dana desa di Kantor Bank Maluku-Malut Cabang Pembantu Elat kemudian dilanjutkan di BRI Unit Elat.
Plt. Kadis PMD-PPA Malra Kace Rahajaan menjelaskan, ini sesuai dengan komitmen Pemerintah Daerah lewat Pj Bupati Malra Samuel Huwae untuk mempermudah proses penyaluran DD tahap II tahun 2024.
Menurutnya, penyaluran DD tahap kedua tahun 2024 ini berkisar Rp. 40 an miliar. Hari ini, PMD-PPA dan pihak perbankan mencairkan dana desa untuk 12 ohoi.
"Untuk empat kecamatan di BPDM sekitar Rp. 22 miliar, begitupun BRI. Jadi sekitar Rp. 40 milar lebih, dana itu akan dicairkan di Bank Unit BRI dan BPDM di Elat," sebutnya.
Pihaknya kata dia, bakal mendorong agar seluruh ohoi di Pulau Kei Besar melakukan pencairan dana ohoi melalui Bank BRI dan Bank Maluku-Malut, yakni melalui cabang di Elat. Sementara di daratan Kei Kecil melalui Bank BNI.
"Sehingga para kepala ohoi bisa kembali ke ohoi masing-masing, sehingga tidak menjadi image masyarakat bahwa kepala ohoi dan bendahara memproses dana berhari-hari di Langgur. Kita pemerintah punya tanggungjawab mempermudah pelayanan-pelayanan tersebut," pungkasnya.
Untuk diketahui, proses pencairan dana desa di Malra dilakukan melalui tiga Bank, yakni BRI, Bank Maluku-Malut (BPDM), dan BNI. Hanya Bank BRI dan Bank Maluku-Malut yang punya cabang di Elat. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.