Mobil Logistik Pilkada Terbalik

Polisi Korban Mobil Logistik Pemilu Terbalik Dirujuk di RS Bhayangkara Ambon, Begini Kondisinya

Kepada TribunAmbon.com, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Areis Aminnulla mengatakan salah satu personil mengalami patah tulang dan trauma akibat i

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Sumber: Humas Polda Maluku
Bripda. Krisna Ramadhani Lating alami patah kaki kiri sementara dirawat di RS. Bhayangkara Ambon, Selasa (26/11/2024). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dua anggota kepolisian korban kecelakaan mobil pengangkut logistik Pilkada di Kabupaten Buru kini dirawat di RS. Bhayangkara Ambon.

Yakni, Bripka Jefix Hattu, Banit 1 SPKT Polres Buru dan Bripda Krisna Ramdhani Lating, Banit Turjawali Sat Lantas Polres Buru.

Kepada TribunAmbon.com, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Areis Aminnulla mengatakan salah satu personil mengalami patah tulang dan trauma akibat insiden tersebut.

Kaki bagian kiri Bripda. Krisna Ramadhani Lating patah dan harus dipasangi pen.

"Sudah ditangani secara medis dan ditindak lanjuti oleh dokter spesialis untuk pemasangan pen," katanya melalui sambungan telepon WhatsApp, Selasa (26/11/2024).

Baca juga: Terjang Derasnya Sungai, Aparat Berhasil Tembus Desa Kanikeh Bawa Logistik Pemilu 2024

Baca juga: Hadiri Pergeseran Logistik Pilkada, Kapolres SBB Minta Warga Jaga Kamtibmas

Dijelaskan berdasarkan keterangan dokter spesialis, korban perlu mendapat trauma healing sebelum dilanjutkan dengan operasi pemasangan pen pada kaki yang patah.

"Penjelasan dari dokter bahwa korban mengalami patah tulang dan trauma, makanya kita menyembuhkan traumanya dan kita pasang pen," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak empat polisi terluka usai mobil pengangkut logistik Pilkada terbalik di Jalan Nipa, Desa Persiapan Waegarahi, Desa Waereman, Kecamatan Fenaleisela, Kabupaten Buru, Senin (25/11/2024).

Mereka diantaranya Bripka Jefix Hatu, Briptu Deni Lumba, Bripda Krisna Lating, dan Bripda Hendri Priatno.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Areis Aminnulla mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.00 WIT, diduga akibat kondisi jalan yang kurang baik.

Jalan licin dan berbatu karena belum beraspal, ditambah turunnya hujan lebat.

Kombes Areis menjelaskan, mobil pengangkut logistik dan personel pengamanan bergerak dari Kantor PPK hendak menuju Desa Waemite.

Untuk personel pengamanan ada 14 orang. Yang mana delapan orang personel Polri, satu ketua PPK, satu anggota KPU, tiga masyarakat dan satu sopir mobil.

Selain 14 personel di dalam mobil dengan nomor polisi DE 1036 XX ini, juga terdapat logistik Pilkada yakni 4 TPS desa Wemite, 8 kotak suara, 16 bilik suara, dan 4 bungkus kantong plastik.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved